DPRD Sleman Lantik Anggota PAW Dari Fraksi PAN

DPRD Sleman Lantik Anggota PAW Dari Fraksi PAN





sembada.id - Respati Agus Sasangko dari Partai Amanat Nasional (PAN) dilantik sebagai anggota DPRD Sleman hasil pergantian antar waktu (PAW) dalam sidang istimewa di gedung Paripurna dewan setempat, Kamis (31/8/2017) sore.  Ade panggilan Respati Agus Sasangko dilantik mengantikan Ida Suryanti yang mengundurkan diri sejak  13 Juni lalu. Pelantikan dipimpin langsung Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta

Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta sebelum melakukan pelantikan mengatakan dewan melakukan PAW ini berdasarkan pengajuan surat dari PAN Sleman, 20 Juli lalu. PAN mengajukan PAW karena anggota fraksi PAN Ida Suryanti  dari daerah pemilihan (Dapil) Mlati dan Gamping mengundurkan diri dan mengantikannya dengan Respati Agus Sasangko yang mendapat suara terbanyak ke dua di Dapil  tersebut. 

“Dewan  menindaklanjuti dengan mengirimkan surat ke bupati untuk  dimintakan persetujuan dari gubernur DIY,” kata Haris.

Gubernur DIY akhirnya mengirimkan surat kepada dewan pada tanggal 28 Agustus lalu tentang peresmian pergantian dan pengangkatan PAW anggota DPRD masa jabatan 2014-2019, tertanggal 23 Agustus.

“Setelah menerima surat dari gubernur, dewan kemudian melakukan pembahasan dan memutuskan sidang istimewa dengan agenda palantikan PAW,  Kamis (31/8/2017),” paparnya.

 Setelah membacakan keputusan itu, dilanjutkan dengan pelantikan dan penandatangan berita acara PAW.

Bupati Sleman, Sri Purnomo dalam sambutannya, berharap dengan pelantikan tersebut kinerja DPRD Sleman akan semakin dinamis dan meningkatkan profesionalisme.

”Kami sangat menghargai keputusan penggantian anggota DPRD ini guna merefresh kinerja DPRD guna meningkatkan kinerjanya,”jelasnya.

Menurut Sri Purnomo peningkatan kinerja ini bukan tanpa alasan, sebab  Sleman akan menghadapi berbagai tantangan  yang semakin berat di masa depan.  Terutama bagaimana mempertahankan berbagai prestasi yang telah diperoleh. Untuk  itu kerjasama dan kemitraan antara legislatif dan eksekutif dalam melaksanakan berbagai program pembangunan harus meningkat.

 ”Kontrol dari legislatif sangat kami harapkan, agar pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan di Kabupaten Sleman ini tetap on the right track dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” tandasnya. (sbd)


Read More
Pemkab Sleman Ganjar  Penghargaan Pelestari Warisan Budaya

Pemkab Sleman Ganjar Penghargaan Pelestari Warisan Budaya



sembada.id – Pemkab Sleman memberikan penghargaan kepada pelestari warisan budaya, budayawan dan seniman dalam malam penganugerahan di ruang Merbabu Hotel Prima SR, Jalan Magelang, Sleman, Rabu (30/8/2017) malam. Ada 15 orang yang menerima penghargaan tersebut. Mereka terdiri dari lima penerima penghargaan pelestari warisan budaya, budayawan dan seniman.

Lima penerima penghargaan pelestari warisan budaya masing-masing, kepada pengelola talang air Van Der Wijk, pengelola Puskesmas Mlati 2, pengelola rumah tradisional Ngrajek, pengelola rumah tradisional R. Mangkuprobo, dan pengelola rumah tradisional Harjo Pawiro.  Kategori budayawan diberikan pada Purwadmadi, Sukiyat, Umar Saimin, Suwito, dan  Siswanto (alm). Sedangkan untuk kategori seniman penghargaan diberikan pada Sujarwo, Sarif Paelan (alm), Lamidi (alam), Suroto (alm) dan Wajiman (alm).

Ketua Tim Penggerak PKK Sleman yang juga selaku tim penilai kebudayaan Sleman Kustini Sri Purnomo menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada para penerima. Para penerima penghargaan itu juga mendapatkan uang pembinaan Rp10 juta.

Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Sleman mengatakan pemberian penghargaan ini setelah melalui penilai yang ketat. Terutama subyek yang terkait dengan persoalan masyarakat yang berbudaya. Hal tersebut melihat visi Kabupaten Sleman ada satu arah yang terkait dengan kebudayaan yaitu terwujudnya masyarakat yang berbudaya.

“Itulah dasar pemberian penghargaan ini,” kata Aji panggilan Aji Wulantara.

Menurut Aji nya para penerima pengharagaan itu telah mendarmabhaktikan hidupnya untuk keberlangsungan budaya di Kabupaten Sleman. Mereka menjadi pendorong, penggerak, pioner terhadap tumbuh dan kembangnya kebudayaan.  

“Penerima penghargaan ini diumumkan saat penutupan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) di Sleman akhir  bulan lalu,” paparnya

Kustini Sri Purnomo dalam sambutannya mengatakan perhargaan bukan hanya bentuk apresiasi atas  pengabdian penggiat, pelestari, dan pemerhati dalam menjaga  kelestarian budaya di Sleman, namun juga  pengakuan eksistensi mereka dalam mengeluti bidang tersebut. Sekaligus sebagai memotivasi kepada masyarakat lainnya untuk menjaga kebudayaan di Sleman,


“Masyarakat juga diharapkan mau melaporkan ke Dinas Kebudayaan jika di daerhanya ada suatu kesenian maupun kebudayaan. Sehingga kesenian yang masih ada dapat terus dijaga dan dikembangkan,” harapnya. (sbd
Read More
Bupati  Sleman  Minta  CPNS Tingkatkan Kapasitas

Bupati Sleman Minta CPNS Tingkatkan Kapasitas



sembada.id – Pemkab Sleman melantik sembilan tenaga harian lepas- tenaga bantu penyuluh pertanian (THL-TBPP) Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP)  Sleman menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Aula lantai III Pemkab setempat, Rabu (30/8/2017).

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan  setelah diangkat menjadi  CPNS, mereka diharapkan terus mengali kapasitas dan mengembangkan kemampuan dengan terus belajar.  Ini juga sesuai dengan aturan, yaitu  UU No 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Dimana  PNS dituntut untuk memiliki inisiatif dan kerja yang lebih.

Komitmen, loyalitas dalam bekerja serta tanggung jawab moral menjadi konsekuensi dari pengangkatan saudara-saudara menjadi CPNS di Pemerintah Sleman,” tandasnya.

Hal ini penting sebab pemerintah memiliki banyak keterbatasan dalam melaksanakan tugas, namun sebagai PNS diharapkan mampu menutupi kekurangan tersebut dengan bekerja sebaik mungkin.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman Suyono mengatakan pengangkatan sembilan THL-TBPP menjadi CPNS ini selain berdasarkan lamanya masa kerja juga dengan penilaian kinerja  dari kementeran Pertanian. 

“Dari hasil seleksi tersebut, akhirnya mendapatkan persetujuan dengn penetapan NIP dari kepala badan kepegawain negara.” Kata Suyono.

Suyono menjelaskan sembilan CPNS itu terdiri dari tiga orang laki-laki dan enam orang perempuang.  Sedangkan be berdasarkan golongan dua  orang golongan II/a, satu  orang golongan I/c, dan enam  orang golongan III/a.


“CPNS tersebut akan ditempatkan di lingkungan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman,” terangnya. (sbd)
Read More
Pemkab Sleman Resmikan Sidoagung  Jadi Sentra  Industri Genteng

Pemkab Sleman Resmikan Sidoagung Jadi Sentra Industri Genteng





sembada.id – Pemkab Sleman mengukuhkan desa Sidoagung, Godean, Sleman sebagai sentra industri genteng di kabupaten Sleman, Rabu (30/8/2017). Dharapkan dengan pengukuhan ini, selain untuk memberdayakan masyarakat setempat dalam memproduksi genteng namun juga dapat meningkatkan daya saing industri genteng Sidoagung, bukan hanya di Sleman namun juga di daerah lain.

Wakil bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan untuk menjaga kualitas industri genteng Sidoagung, maka para  pelaku usaha industri genteng harus mempunyai standar produksi. Sehingga produksi genteng Sidoagung, selain memilii kualitas yang bagus juga dapat bertahan lama serta dari sisi harga terjangkau.

“Sekarang  jamannya pasar bebas. Yang banyak dipilih pembeli itu ya yang murah tapi kualitasnya,” kata Sri Muslimatun dalam sambutannya saat pengukuhan Sidoagung  menjadi sentra industri genteng, Rabu (30/8/2017).

Untuk itu, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pembuatan hingga penyimpanan harus benar-benar baik.  Sehingga produk yang dihasilkan juga berkualitas.  Hal lainnya, yaitu startegi pemasarannya. Terutama agar konsumen mau memilih produk tersebut, meski dengan harga yang lebih tinggi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)  Sleman, Tri Endah Yitnani berharap dengan pengukuhan tersebut dapat menjadi solusi atas permasalahan-permasalahan yang ada di sentra industri genteng Desa Sidoagung.


“Satu permasalahan yang dihadapi oleh satu pelaku usaha, bisa diterapkan atau diduplikasi oleh satu sentra. Jadi bisa diselesaikan bersama-sama,” terangnya. (sbd)
Read More
Paskibraka Ngawi Kunjungi  AAU

Paskibraka Ngawi Kunjungi AAU




sembada.id - Sebanyak 70 orang anggota pasukan pengibar bendera  pusaka  (Paskibraka) Ngawi  mengunjungi Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Rabu (30/8/2017). Tenaga pendidik AAU Letkol  Sus Yos Bintoro menerima  rombongan Paskibraka Ngawi yang dipimpin Sarjiyono  tersebut di Gedung  Sabang Merauke (GSM) AAU.

Ketua rombongan Paskibraka Ngawi Sarjiyono mengatakan selain untuk  mengetahui pendidikan di AAU, kunjungan ini juga untuk membentuk  jiwa  kedisiplinan dan patriotisme bagi anggota Paskibraka. Diharapkan setelah  kunjungan ini  bisa  menumbuhkan motivasi dan inspirasi serta semangat   para Paskibraka Ngawi berkarya dalam bidang apapun.

 “Inilah tujuan kunjungan ke AAU ini,” kata Sarjiono.

Hal ini penting sebab Paskibraka  merupakan gambaran Indonesia dalam skala  kecil karena terpilih dari hasil seleksi yang ketat. Sehingga mereka  diharapkan dapat terus memberikan sumbangsih bagi kemajuan bangsa dan  negara.

Gubernur AAU Marsma TNI Sri Mulyo Handoko  mengatakan Paskibraka adalah  cara untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air serta kebanggaan terhadap  bangsa.  Diharapkan melalui kunjungan ini para anggota Paskibraka dapat  memiliki motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa.

“Di antaranya bergabung menjadi  taruna taruni dengan mempersiapkan fisik  dan mental,”  tandas Gubernur AAU dalam sambutan tertulis yang dibacakan  Letkol  Sus Yos Bintoro. (sbd)



Read More
Sleman Targetkan Pertahankan Adipura

Sleman Targetkan Pertahankan Adipura




sembada.id – Pemkab Sleman mentargetkan dapat mempertahankan Adipura atau penghargaan pada bidang kebersihan lingkungan  pada tahun 2018. Seperti halnya tahun 2017.  Untuk itu mengajak seluruh masyarakat tetap menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.  Diharapkan dengan langkah ini, Sleman tiap tahun akan mendapatkan Adipura.

“Kami harap prestasi ini dapat dipertahankan masyarakat Sleman,” kata kepala dinas lingkungan hidu (DLH) Sleman Purwanto saat sarasehan penghargaan Adipura di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (29/8/2017).
 Acara tersebut merupakan bentuk ungkapan terima kasih dan apresiasi pemkab Sleman kepada seluruh masyarakat Sleman, atas keberhasilan mendapatkan Adipura pada tahun 2017 serta sebagai bahan evaluasi  dalam menentukan kebijakan, sehingga Adipura dapat diraih kembali tahun mendatang.

“Karena itulah kegiatan ini juga untuk mencari masukan dari peserta sarasehan,” paparnya.

Sarasehan tersebut dihadiri 400 petugas kebersihan di Sleman.  Terdiri dari penyapu, pengangkut sampah, bagian taman, pemilah sampah, bank sampah dan sodaqoh sampah.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan dengan telah diraihnya  Adipura bukan berarti masalah kebersihan telah selesai.Justru sebaliknya harus menjadi motivasi dalam menjaga kebersihan lingkungan serta bagi petugas kebersihan dapat meningkatkan kinerjanya. Sehingga Sleman tetap terjadi kebersihannya dan tentunya kembali meraih Adipura.


“Terlepas dari itu, yang terpenting, masyarakat Sleman harus komitmen dalam menjaga kebersihan lingkungan,” harapnya. (sbd)
Read More
Tingkatkan Kualitas Pendidikan  Sleman Gelar  Ekspose Roadmap Pemenuhan SPM

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Sleman Gelar Ekspose Roadmap Pemenuhan SPM



sembada.id – Pemkab Sleman menggelar ekspose roadmap pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) pendidikan dasar (dikdas) di aula lantai III Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman, Selasa (29/8/2017).  Selain untuk meningkatkan pemahaman  tentang pemenuhan SPM, terutama bagi pemangku kepentingan,  kegiatan ini juga dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan.  

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan untuk pendidikan ini,Sleman terus berupaya meningkatkan mutunya bagi masyarakat.  Satu di antaranya dengan  pemenuhan SPM yang sangat terukur. Karena itu  roadmap pemenuhan SPM  tersebut sangat penting dan diharapkan dapat menjadi panduan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan, khususnya untuk percepatan pemenuhan SPM Dikdas di Kabupaten Sleman.

“Saya juga berharap dengan ekspose akan  terbentuk pemahaman yang sama dalam memajukan sektor pendidikan,” kata Sri  Purnomo.

Selain itu, dengan pemahaman yang sama akan terbangun komitmen yang kuat  bagi seluruh pemangku kepentingan khusunya dalam peningkatan mutu pendidikan dan pemenuhan SPM Dikdas.
Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan  harus  dapat menjadikan dokumen roadmap pemenuhan SPM Dikdas sebagai prioritas utama dalam perencanaan dan penganggaran di kabupaten sleman.

“Ini yang harus menjadi perhatian,” pinta bupati dua periode itu.

Konsultan  ekspose  roadmap  pemenuhan SPM Dikdas  Sleman Diana Triastuti menambahkan sebagai upaya dalam memenuhi SPM Dikdas, Sleman sejak tahun 2014 telah melaksanakan program pengembanga kapasitas pendidikan (PKP)  SPM.  Selain itu juga melaksanakan sensus atau pendataan SPM seluruh SD.MI dan SMP/MTs.

“Sleman juga telah  memiliki 20 fasilitator daerah untuk membantu proses sosialisasi, pelatihan serta monitoring dan evalyasi  (monev),” terangnya.

Plt. Kepala Disdik  Sleman Halim Sutono menambahkan  dengan ekspose roadmap tersebut, diharapkan   para peserta  kegiatan ini  akan memliki pemahaman yang  baik tentang progres pencapaian SPM, kebijakan dan strategi pemenuhan SPM  serta anggaran yang dibutuhkan untuk memenuhi SPM Dikdas Sleman.

“Selain itu para peserta juga diharapkan  dapat memperoleh informasi terkait roadmap atau peta jalan pemenuhan SPM Dikdas,” tambahnya. (sbd)


Read More
Bupati Sleman Minta  Pembangunan Menara Masjid Agung Sleman Dikebut

Bupati Sleman Minta Pembangunan Menara Masjid Agung Sleman Dikebut




sembada.id – Bupati Sleman Sri Purnomo meminta pelaksana pembangunan menara masjid agung Sleman segera menyelesaikan target awal.  Sebab secara prosentase target awal pembangunan proyek  tersebiut belum tercapai.  Dari target awal 25,13 %  baru terselesaikan 24,86% atau  deviasi fisik minus 0.27%.

Pembangunan menara masjid agung Sleman dikerjakan PT. Anggaza Widya Ridha Mulia dengan nilai kotrak Rp7,955 miliar dalam waktu 180 hari. Target penyelesaian proyek itu 29 Desember mendatang.

“Untuk itu agar pembangunan menara masjid agung Sleman nanti sesuai dengan targer, maka saya mendorong agar kekuranga itu terus dikejar. Sehingga seluruh pelaksanaan pembangunan bisa berjalan lancar sesuai target waktu,” tandas Sri Purnomo saat  bersama tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D)  kejaksaan negeri (Kejari) Sleman melakukan pemantaun ke beberapa proyek  di Sleman yang didanai APBD 2017, Senin (28/8/2017)..

Selain pembangunan  menara masjid  agung Sleman, proyek lain yang ditinjau yakni pembangunan ruang rapat sekertariat  daerah dan  kantor PDAM Sleman. Peninjauan ini untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam pembangunan tersebut atau sesuai dengan rencana awal.

“Dari hasil peninjauan secara umum pembagunan tiga proyek itu sudah berjalan dengan baik. Terbukti untuk pembangunannya sudah sesuai dengan target awal. Bahkan secara prosentase, kecuali pembangunan menara masjid agung Sleman, dua lainnya  malah lebih,” terangnya.

Sri Purnomo menjelaskan untuk pembangunan ruang rapat Setda Sleman yang dikerjakan PT Inneco Wira Sakti Hutama dengan nilai kontrak Rp6,484 miliar dalam waktu 150 hari dan ditargetkan selesai  29 November  mendatang. Saat ini telah selesai 31,42% dari target fisik 26.19% atau deviasi plus 5,23%.

Untuk pembangunan PDAM Sleman yang dikerjakan PT Heri  Jaya Palung Buana dengan nilai kontrak Rp8,566 miliar dalam waktu 180 hari dan ditargetkan selesai 29 Desembar 2017. Telah selesai 17,80% dari target awal 16,55% atau deviasi plus 1,25%.

“Untuk itulah dengan adanya peninjauan bersama Tim TP4D  Kejari Sleman ini diharapkan pelaksanaan pembangunan dapat terpantau dengan baik dan tidak ada penyimpangan,” tegas bupati dua periode itu.

Hal ini juga sesuai dengan fungsi TP4D, di antaranya mengawal, mengamankan dan mendukung keberhasilan jalannya pemerintahan dan pembangunan melalui upaya-upaya pencegahan atau preventif dan persuasive baik ditingkat pusat maupun daerah sesuai wilayah  hukum penguasaan masing-masing. (sbd)
Read More
DPD HIMKI Sleman Raya Dikukuhkan

DPD HIMKI Sleman Raya Dikukuhkan




sembada.id  -  Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI)  Sunoto melatik dan mengukuhkan pengurus  DPD HIMKI Sleman Raya periode 2017-2021 di Alana Hotel Jl Jalan Palagan Tentara Pelajar  KM 7 Sariharjo, Ngagilk, Sleman, Senin (28/8/2017). HIMKI Sleman Raya tersebut diketuai Rian Hermawan.

Ketua DPP HIMKI Sunoto mengatakan dengan telah terbentuknya HIMKI Sleman Raya ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan dan peningkatkan kualitas produksi mebel dan kerajinan.  Untuk itu, para pelaku usaha mebel dan kerajinan harus membuat inovasi atau terobosan baru terhadap produk-produk mereka. Sehingga dapat menembus pasar, baik lokal maupun internasional.

“Untuk mendukung hal tersebut, maka  para pelaku usaha harus membuat alat yang efisien dan menerapkan teknologi tepat guna,” katanya.

Sunoto menambahkan untuk industri mebel dan kerajinan sendiri, Indonesia yang memiliki sumber daya alam dan manusia yang melimpah, masih jauh dibandingkan dengan Cina dan Vietnam. Sebab untuk nilai ekspor masih didominasi Cina yaitu 60 miliar dolar. Vietnam 7 miliar dolar dan Indonesia hanya 2 miliar dolar.

“Karena itu dengan berbagai langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai ekspor mebel dan kerajinan. Yaitu mencapai 5 miliar dolar. Kami targetkan ini bisa dicapai pada tahun 2020 mendatang,” ungkapnya.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan dengan pertumbuhan ekonomi di DIY yang bagus, para pelaku industri mebel dan kerajinan harus berani membrending produknya, terutama yang berasal dari Sleman. Sehingga iklim usaha akan tumbuh baik dan akhirnya dapat membawa kesejahteraan masyarakat.

Sementara Rian Hermawan mengatakan untuk mengoptimalkan industi mebel dan kerajinan,  selain akan  gencar mempublikasikan juga akan merangkul semua komponen dan organisasi perangkat daerah (OPD) pemda setempat. Termasuk dengan mengikuti pameran baik di dalam maupun luar negeri. Muaranya akan meningkatkan iklim usaha dan ekspor.
“Diharapkan dengan langkah ini ekspos mebel dan kerajinan akan maksimal,” terangnya


Menurut Rian  untuk industri mebel dan kerajinan sendiri saat ini sudah menembus pasar luar negeri, seperti Singapura, Malaysia, Jerman, Belanda, Amerika, Mesir, Yordania dan kawasan timur tengah. (sbd
Read More
Diklatpim Regional Makasar Belajar  Pengelolaan TIK Sleman

Diklatpim Regional Makasar Belajar Pengelolaan TIK Sleman




sembada.id – Diklatpim Tk III Kemendegari regional Makasar melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemkab Sleman, Senin (28/8/2017). Kunker ini untuk mengetahui bagaimana  Sleman dalam mengelola TIK.  Mereka diterima Sekda Sleman Sumadi di Aula lantai III  Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman.

Ada tiga fokus yang menjadi perhatian peserta Diklatpim yaitu Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD)  dan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Sleman.  Untuk itu tiga nara sumber dihadirkan. Yaitu Kabid Layanan e-Government dan Persandian Dinas Kominfo Sleman  Wimbo Budi PrasojoKabid Akuntansi dan Pelaporan BKAD Sleman, Eko Yulianti dan Sekretaris DPPP Sleman Suwandi Aziz.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan dalam memberikan layanan publik sekaligus menunjang terwujudnya smart regency, yaitu dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi.   Seperti  dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP), Sistem Akuntansi Dinas Daerah (Siadinda) dan Sistem Informasi Manajemen Tata Usaha Keuangan Dinas Daerah (Simakda).

“Atas penerapan  pada bidang Komunikasi dan Informatika ini Sleman mendapartkan  Indonesian Digital Economic Award (IDEA)  sebagai juara 3 nasional pada tahun 2016 dan WTP,” kata Sri Purnomo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Sleman Sumadi.

Kedua aplikasi tersebut diterapkan pada bidang Kominfo dan pengelolaan keuangan. Sedangkan
dalam pertanian, telah melakukan inovasi guna memantapkan ketahanan pangan masyarakat. Di antaranya dengan pengembangan tanaman padi  dengan perikanan  atau minapadi. Untuk minapadi ini sampai tahun 2016  mencapai 102 Ha yang tersebar di 17 kecamatan.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Sleman Sri Winarti mengatakan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan itu 50 orang.  Terdiri dari 13 orang dari Provinsi Sulawesi Selatan,  24 orang dari Provinsi Sulawesi Utara, Satu orang dari   Provinsi Papua Barat,  dua orang dari  Provinsi Papua serta  tiga orang widyaiswara dan tujuh orang pendamping.


Rombongan akan berada di Sleman  Sampai  Kamis (31/8/2017),” tambahnya. (sbd)
Read More
Wujdkan Smart Regency OPD Sleman Dibekali TIK

Wujdkan Smart Regency OPD Sleman Dibekali TIK

  


sembada.id –Pemkab Sleman memberikan bimbingan teknis (bimtek) teknologi informasi dan komunikasi (TIK) kepada organisasi perangkat daerah (OPD) di ruang rapat lantai III Pemkab setempat, Senin (28/8/2017). Bimtek ini  sebagai  bekal OPD dalam memberikan layanan berbasis teknologi, guna mewujudkan Sleman Smart  Regency  (kabupaten pintar) pada tahun 2021. Bupati Sleman Sri Purnomo membuka langsung kegiatan tersebut.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan smart regency ini penting.  Sebab dengan  memanfaatkan teknologi informasi  dan komunikasi (TIK) ini, bukan hanya untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan administrasi maupun hal teknis lainya kepada masyarakat, namun juga transparan dalam menjalankan  kebijakan, baik yang menyangkut anggaran maupun kinerja aparatur.

“Pemerintah sekarang ini tidak dapat terlepas dari TIK, kita diuntungkan Sleman merupakan  kota pelajar  sehingga banyak anak muda yang melek TIK,” kata Sri Purnomo.
Menurut Sri Purnomo kegiatan ini juga sebagai tindaklanjut dari kesepakatan bersama (MoU) antara Sleman dan kementerian  komunikasi dan informasi  Kmenkominfo) di Makasar  pada Juli lalu untuk melaksanakan  smart  city/regency.  Sehingga dengan upaya ini diharapkan akhir tahun 2017 tersusun roadmap  smart regency secara  berkelanjutan.

“Dari bimtek ini juga ditargetkan menghasilkan masterplan smart city daerah,” tandasnya

Sementara itu Staf Kepresidenan RI Robertus Theodore  yang hadir  dalam kegiatan itu mengatakan pelaksanaan dan penyusunan program smart regency tentunya tidak terlepas dari keadaan Sleman baik berupa kelebihan maupun kekurangan.


“Untuk itu, OPD harus kooperatif dalam mengikuti proses tersebut serta jangan sungkan untuk melakukan kerjasama dengan lembaga atau  organisasi lain untuk menyelesaikan berbagai kendala yang ada,” paparnya. (sbd)
Read More
DPC dan DPRt PAN Se Sleman Dilantik

DPC dan DPRt PAN Se Sleman Dilantik




sembada.id – Ketua DPD PAN Sleman Sadar Narima melantik pengurus DPC dan DPrt PAN se Sleman periode 2015-2020 di gedung kesenian Sleman, Minggu (27/8/2017).  Jumlah DPC PAN se Sleman ada 17 cabang dan DPrt se Sleman ada 86 ranting. Kepengurusan itu, terdiri dari ketua, sekretaris dan bendara serta bidang lainnya.

Ketua DPD PAN Sleman Sadar Narima mengatakan dengan telah dilantiknya kepengurusan DPC dan DPrt se Sleman diharapkan langsung segera bekerja. Baik yang menyangkut program maupun hal teknis lainnya.  Diharapkan dengan langkah tersebut, harapan PAN dalam pemilu baik legislatif, ptesiden maupun kepala daerah mendatang dapat  meraih kemenangan.

“Ini merupakan salah satu hasil  musyawara kerja nasional di Bandung, 21-23 Agustus lalu,” kata Sadar dalam sambutannya saat pelantikan DPC dan DPrt se Sleman tersebut.

Sadar menjelaskan sebagai tindaklanjut dari pelantikan ini, pengurus DPD segera akan melakukan konsolidasi dengan DPC dan DPrt. Terutama dalam menyiapkan strategi dan rencana kerja. Untuk rencana kerja sendiri, di jadwalkan pada bulan September  akan ada musyawarah kerja daerah DPW PAN DIY da bulan Oktober musyarah kerja daerah DPD PAN se DIY.

“Dengan persiapan  yang matang ini diharapkan target PAN dan pemilu nanti tercapai dan terpenuhi,” terangnya.

Khusus untuk DPD PAN Sleman, selain dalam pemilu nanti menargetkan mendapat suara terbanyak, juga akan meneruskan tradisi menempatkan kader terbaiknya menjadi kepala daerah (bupati) Sleman.

“Inilah target yang harus direalisasikan. Karena itu perlu kerja keras dari semua pengurus dan kader PAN se Sleman,” tandasnya.

Sementara ketua panitia pelantikan DPC dan DPrt PAN Se Sleman Arif Kurniawan menambahkan pengurus yang dilantik itu merupakan hasil pemilihan pada tahun 2015-2020.  Alasan mengapa baru dilantik sekarang, selain menunggu hasil kerja nasional PAN, juga lantaran kepengurusan DPD PAN Sleman juga baru dilantik satu tahun lalu.

“Karena itu baru sekarang mereka dilantik,” paparnya.(sbd)
Read More
Buang Sampah Sembarang Warga Sleman Disanksi Tipiring

Buang Sampah Sembarang Warga Sleman Disanksi Tipiring




sembada.id - Kesadaran warga Sleman untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat masih rendah, Terbukti saat  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Satpol PP Sleman melakukan patrol sampah liar, masih menemukan warga yang membuang sampah bukan pada tempatnya.  Satu di antaranta saat melakukan patroli sampah liar di kecamatan Gamping, tepatnya di depo pembuangan sampah Nogotirto, Gamping,  Selasa (22/8/2017)  berhasil menangkap sembilan warga yang membuang sampah di tempat itu. Padahal di tempat itu sudah ditulis larang membuang sampah.  

Warga yang  tertangkap membuang sampah sembarang saat patrol sampah liar bukan hanya itu saja, sebab saat melakukan kegiatan yang sama,  tanggal 19 dan 20 Agustus lalu juga  berhasil menjaring Sembilan warga yang membuang sampah bukan pada tempatnya.

Sesuai Perda  Sleman No 4/2015 tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan sejenis sampah rumah tangga, warga yang membuang sampah bukan pada tempatnya akan dikenai  sanksi. 

Kepala Staf Pelayanan Persampahan DLH Kabupaten Sleman, Krisdiyanto mengatakan  bagi  warga  tertangkap membuang sampah sembarang,  akan diproses dan dibawa  ke pengadilan  negeri  (PN) Sleman untuk menjalani siding tindak pidana ringan (tipiring). Merekan akan menjalani siding, Jumat (25/8/2017). 

“Untuk sanksi   sesuai dengan tingkat kesalahannya.  Yaitu  mulai dari peneguran, membayar retribusi, hingga kurungan penjara,” kata Kusdiyanto di ruang kerjanya, Rabu (23/8/2017).

Krisdiyanto menjalaskan  selain  untuk menjaga kebersihan lingkunagn, patroli  sampah liar tersebut,  juga untuk membina masyarakat agar tidak membuang sampah  di sembarang tempat.  Diharapkan dengan kegiatan ini masyarakat  disiplin dan mematuhi papan larangan yang telah dipasang oleh DLH dengan tidak membuang sampah di tempat tersebut.


“Kami juga menghimbau masyarakat Sleman untuk mengelola sampah di lingkungannya dengan baik, supaya tidak merugikan orang lain.  DLH siap membantu. Silahkan ajukan permohonan ke kami, nanti kita yang akan ambil sampah di lingkungan tersebut dengan truck,” jelasnya. (sindonews.com)
Read More
Mahasiswa Baru FTSP UII Dibekali Bela Negara

Mahasiswa Baru FTSP UII Dibekali Bela Negara



sembada.id – Mahasiswa baru Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) mendapatkan bekal bela negara mengawali perkualihan di aula kampus setempat, Rabu (23/8/2017). Bekal bela negara disampaikan dalam bentuk dialog kebahangsaan dengan mengundang pembicara Kepala departemen kemimpinan dan kejuangan (kadep  pimjuang) Akademi Militar (Akmil) Magelang Kol  Infantri Ade Andrian.

Kol  Infantri Ade Andrian dalam pemaparanya mengatakan pengetahuan tentang bela negara ini penting bagi mahasiswa. Sebab perang saat ini bukanlah perang secara konvensional seperti dahulu. Tetapi saat ini berupa perang proxywar  atau lebih menggunakan pihak ketiga, seperti contoh dengan mengusai sektor ekonomi.

“Bela negara juga dapat diwujudkan oleh generasi muda dengan tidak melakukan tawuran, penyalahgunaan narkoba, minuman keras dan kehidupan pergaulan bebas,” tandanya.

Menurut Ade  dengan langkah ini diharapkan akan memperkuat ideologi.  Karena jika sendi-sendi ideologi sudah melemahkan negara asng dapat dengan mudah menguasi  Indonesia.

Hal lainnya yang harus dimiliki para mahasiswa yaity pengetahuan tentang strategi. Sebab saat nanti masuk ke ranah politik, seperti menjadi Bupati, Walikota, Gubernur atau bahkan memimpin negara ini, strategi ini dibutuhkan untuk mengatur wilayahnya agar tidak terjadi gejolak.

Dekan FTSP UII Widodo Brontowyino menambahkan  dialog kebangsaan ini, selain untuk  membekali mahasiswa tentang Ideologi, juga bagian dari pengenalan kampus kepada mahasiswa baru, baik cara belajar maupun hal teknis lainnya.

“kegiatan ini juga untuk menyampaikan sistem informasi  manajemen di UII dan manfaatnya,” tambahnya.


Menurut Widodo dalam pengenalan kampus tersebut juga lebih mengedepankan edukasi, sehingga tidak ada  kegiatan dengan kekerasan fisik dan verbal, namun lebih diutamakan  dengan sopan, meyenangkan,  senyum dan berbasis manfaat. Muaranya  bahagia untuk semua. (sbd)
Read More
Disabilitas Turi  Dilatih Membordir

Disabilitas Turi Dilatih Membordir




sembada.id – Para disabilitas di kecamatan Turi Sleman mendapatkan pelatihan membordir dari Dinas Sosial (Dinsos) Sleman.  Kepala Dinsos Sleman Sri Murni Rahayu membuka langsung kegiatan tersebut di rumah warga Dadapan, Wonokerto, Turi,  Sleman,  Joko Budi Prayitno,  Selasa (22/8/2017). Pelatihan ini akan berlangsung selama 36 hari.

Sekretariat DPC Pesatuan Penyandang  Disabilitas Indonesia (PPDI) Sleman Puji Santoso mengatakan   para disabilitas yang mengikuti pelatihan ini ada 10 orang, terdiri dari tiga laki-laki dan tujuh perempuan. Mereka menyandang tuna daksa  tiga orang dan runggu wicara tujuh orang.

“Kegiatan ini bukan hanya untuk memberikan keterampilan kepada para disabilitas,  namun juga dapat mengembangkannya serta muaranya  mereka nanti bisa mandiri,” kata Puji.

Selain di Turi kegiatan yang sama juga dilaksanakan di dua kecamatan lainnya. Yakni Pakem  dan Godean.  Namun untuk jenis pelatihannya berbeda.  Kecamatan Pakem pelatihan teknisi HP sedangkan Godean  pelatihan tata bogsa. (sindonews.com)
Read More
Pemkab Tapanuli Tengah Belajar Inovasi Sleman

Pemkab Tapanuli Tengah Belajar Inovasi Sleman



sembada.id – Pemkab Tapanuli Tengah, Sumatera Utara melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemkab Slema, Selasa (22/8/2017). Kunker tersebut guna mempelajari program inovasi Sleman. Sebab untuk inovasi ini Sleman masuk 99 top inovasi di Indonesia.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tapanuli tengah, Berliana Simanjuntak memimpin rombongan kunker tersebut dan diterima kepala badan kepegawaian pendidikan dan pelatihan (BKPP) Sleman Suyono di aula Badan Keuangan dan Aset Daerah(BKAD) setempat.

Ada dua sektor yang menjadi locus pemkab Tapanuli Tengah. Yang pertama inovasi Sunmor Sembada Minggu Pahingan yang diinisiasi Kecamatan Sleman bersama KIM-UMKM dan kedua program Tua Keladi (Santun Lansia, Kesehatan Layak Diperhatikan) di UPT   Puskesmas Gamping.
Kedua inovasi tersebut berhasil meraih penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2017, yang diserahkan oleh Menteri PAN RB  pada bulan Mei lalu.

Bupati Sleman, Sri purnomo, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala BKP), Suyono mengatakan terwujudnya pelayanan publik yang prima serta kualitas birokrasi yang responsif merupakan salah satu aspek yang dominan dalam mewujudkan praktek-praktek pemerintahan yang baik (good governance).

“Hal tersebut merupakan misi utama  pemkab Sleman yang dimaksudkan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif,” papar Sri Purnomo.

Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan bagi pemkab Sleman merupakan upaya yang dilakukan terus-menerus, bertahap, berkelanjutan dan dilaksanakan oleh semua jajaran aparat pemkab Sleman.


Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tapanuli Tengah, Berliana Simanjuntak mengatakan apa yang didapatkan dari Sleman ini akan menjadi bahan dan masukan dalam menerapkan kebijakan program inovasi di lingkungan pemkab Tapanuli Tengah. (sbd)
Read More
UII Jadi Rujukan Pengelolaan Prodi Unggulan Perguruan Tinggi Lain

UII Jadi Rujukan Pengelolaan Prodi Unggulan Perguruan Tinggi Lain


  
sembada.id– kementerian riset, teknologi dan perguruang tinggi (Kemenristekdikti) menunjuk Universitas Islam Indonesia (UII) sebagai rujukan untuk pengembangan progam studi (prodi) unggulan bagi perguruaan tinggi lain.  Melalui program asuh menuju prodi unggulan 2017.  Penunjukkan ini, setelah UII masuk dalam 26 perguruan tinggi unggulan di Indonesia.

Sebagai tahap awal, tiga perguruan tinggi, yaitu universitas  Proklamasi 45 Yogyakarta (UP45),  Universitas Islam Makasar (UIM) dan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), mulai Senin-Sabtu (21-26/8/2017) melakukan studi banding di UII untuk pengembangan prodi unggulan itu.

Rektor UII Nandang Sutrisna mewakili Direktorat Pernjamin Mutum Direktoriat Jenderal pembelajaran dan kemahasiswaan Kemenristekdikti  Intan Amin membuka program tersebut.  Di aula perpustakaan UII setempat, Senin (21/8/2017). Pembukaan ditandai dengan penandatangan kesepakatan (MoU) antara UII dan ketiga perguruan itu.

Kepala badan penjamin  mutu UII Kariyem  mengatakan dengan adanya program ini diharapkan dapat meningkatkan mutu perguruan tinggi.  Sehingga  kualitas perguruan tinggi juga akan mendapatkan pengakuan, baik dari dalam maupun dari luar.  Karena itu, dengan program ini diharapkan dapat memberikan manfaat, bukan hanya ketiga perguran tinggi  tersebut namun UII sendiri.

“ke depan program ini bisa lebih dikembangkan dalam kerjasama di bidang lainnya,” kata Kariyem.

Humas UII Rifki Sasmita mengatakan program ini ada tiga tahap, yaitu lokakarya, studi banding dan magang. Lokakarya dilaksanakan di ketiga perguruan tinggi mitra pada bulan Juni dan Juli lalu. Studi banding dilaksanakan 21-22 Agustus dan magang 22-26  Agustus. 

“Untuk studi banding dan magang dilselenggarakan di UII. Ada 21 prodi untuk studi banding,” tambahnya. (sbd)
Read More
Dapat Remisi Kemerdekaan, Tujuh Napi Lapas Sleman Langsung Bebas

Dapat Remisi Kemerdekaan, Tujuh Napi Lapas Sleman Langsung Bebas



sembada.id – Tujuh nara pidana (Napi) lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Sleman langsung menghirup udara bebas, setelah mendapatkan remisi HUT Kemerdekaan 2017.  Bupati Sleman Sri Purnomo memimpin langsung penyerahan SK remisi itu kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Sleman di lapas setempat, Kamis (17/8/2017).

Kalapas kelas II B Sleman Turyanto mengatakan hingga 16 Agustus 2017, jumlah WBP di Lapas Sleman tercatat ada 321 orang. Terdiri dari 200 Napi dan 121 tahanan.  Dari jumlah itu, 132 Napi diusulkan mendapatkan remisi.  Namun yang disetujui hanya 127 napi, sedangkan lima napi tidak. Ini lantaran mereka sudah mendapatka cutu bersyarat per 28 Juli.

“Dari jumlah itu 120 napi mendapatkan remisi umum I dan tujuh napi mendapatkan remisi umum II. Mereka mendapatkan remisi antara 1 hingga 5 bulan. Khusus untuk tujuh napi yang mendapatkan remisi umum II langsung bebas,” kata Turyanto saat acara penyerahan SK remisi  di Lapas setempat.


Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan kepada narapidana yang telah bebas untuk kembali ke masyarakat dan berbaur kembali di lingkungan masyarakat.  Bupati juga berpesan untuk tidak mengulangi perbuatan melawan hukum atau berbuat kriminal agar tidak kembali masuk di Lapas. (sbd)
Read More
HUT RI, Warga Jamblangan Canangkan Gerakan 18.21

HUT RI, Warga Jamblangan Canangkan Gerakan 18.21



sembada.id – Warga Jamblangan, Purwobinangun, Pakem dalam memperingati HUT kemerdekaan ke 72 dengan mengelar kirab gunungan hasil bumi, seperti salak, terong, kelapa, cabe, sayuran dan olahan hasil pertanian, diantaranya dodol dan kripik salak, di dusun setempat, Kamis (17/8/2017).

Warga yang mengarak gunungan tersebut juga memakai pakaian tradisional, adat Yogyakarta termasuk kostum wayang. Sehingga suasana sangat meriah. Dalam kesempatan tersebut mereka juga mencanangkan gerakan 18.21 yaitu gerakan jam belajar masyarakat dari pukul 18.00-21.00 wib.

Tokoh masyarakat setempat Inoki Azmi Purnomo mengatakan dengan adanya pencanangan gerakan 18.21 tersebut, berarti masyarakat mulai pukul 18.00 WIB -21.00 WIB di larang menghidupkan TV atau radio. Diharapkan dengan langkah ini dapat mengkondisikan suasana nyaman untuk belajar. Baik pelajaran sekolah maupun mengaji (belajar agama).

“Anak sekolah belajar pelajaran sekolah, bagi orang tua bisa menemani anak dalam belajar maupun membaca buku atau koran,” kata Inoki.

Menurut Inoki dengan gerakan ini selain  untuk mewujudkan generasi cerdas dan berkarakter. Juga untuk mewujudkan generasi yang Sholih,  Karena gerakan ini telah di sepakati dalam musyawarah warga,  maka warga di harapkan dapat menerapkan dengan ikhlas dan kesadaran diri.

Dalam kesempatan tersebut  juga diLantik pengurus jam belajar masyarakat. Dimana tugasnya melakukan patroli guna memastikan kondisi nyaman belajar  dapat tercipta dalam waktu jam belajar. (sbd
Read More
KUA Tempel Wakil DIY Lomba KUA Nasional

KUA Tempel Wakil DIY Lomba KUA Nasional





sembada.id -  Kantor urusan agama (KUA) Tempel menjadi wakil DIY dalam lomba KUA tingkat nasional yang berlangsung 14-19 Agustus di Jakarta.  KUA Tempel maju lomba tingkat nasional setelah berhasil menjadi yang terbaik dalam penilaian KUA di tingkat DIY.

Kepala KUA Tempel Ujang Sihabudin mengatakan untuk lomba tersebut telah mempersiapkan beberapa program unggulan, yaitu pemberdayaan ketahanan ekonomi keluarga berbasis masjid. Dalam program ini bekerjasama dengan badan amil zakat nasional (Baznas)Sleman.  Program itu yang nanti akan dipresentasikan.

“Jadi biar tidak ada anggapan kalau KUA hanya mengurusi pernikahan saja. Tapi KUA juga punya program-program keumatan,” kata Ujang saat audiensi dengan bupati Sleman Sri Purnomo di ruang tamu bupati setempat, Senin (14/8/2017).

Plt Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Sleman, Abdul Haris, menambahkan meski tidak ada persiapan khusus, namun siap mengikuti lomba tersebut. Terlebih semua ketrampilan yang akan dinilai merupakan kegiatan yang sering dilakukan di lingkungan Kemenag Sleman.

“Tidak ada persiapan yang signifikan, mungkin jaga kondisi saja,” ungkap Haris.

Bupati Sleman, Sri Purnomo meminta KUA Sleman tetap mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik dalam lomba tersebut. Termasuk untuk selalu mengasah ketrampilan terutama yang akan dinilai dalam lomba nanti. Di antaranya ketrampilan berpresentasi. Baik tidaknya presentasi akan menjadi pedoman juri dalam menentukan juara.


“Ketika presentasi jangan sampai molor waktunya. Kerana perlombaan tingkat nasional sangat disiplin. Kan sayang kalau aslinya prestasi kita baik, tapi karena presentasi kita kepanjangan, jadi dikurangi nilainya,” tandasnya. (sbd
Read More
Minat Masuk UII Tinggi

Minat Masuk UII Tinggi




sembada.id – Calon mahasiswa (cama) yang ingin menempuh pendidikan di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta  tahun akademin 2017/2018 cukup tinggi. Terbukti dari daya tampung 4.760 mahasiswa namun yang mendaftar mencapai 23.518 cama.

‘Agka tersebut  juga menunjukkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan yang diselenggarakan UII,” kata  Wakil Rektor  I UII Yogyakarta Ilya Fadjar  Mahardika saat kuliah umum perdana mahasiswa baru UII di auditorium Kahar Mudzakir UII, Senin (14/8/2017).

Selain itu, juga merupakan gambaran bahwa proses seleksi mahasiswa baru di UII sangat kompetitif. Dengan ketatnya seleski yang diselenggarakan, diharapkan kualitas pembelajaraan di UII juga dapat ditingkatkan.

“Hal lainnya UII juga merupakan ajang yang baik untuk mengembangkan semangat kebangsaan, yaitu melalui interaksi dengan mahasiswa berbagai daerah,” jelasnya.

Ilya Fadjar Mahardika menambahkan pada penerimaan kali ini juga menerima mahasiswa baru dari program hafiz Alquran.  Ada sembilan mahasiswa yang diterima lewat program tersebut.  Mereka tersebar diberbagai program studi dan selama menempuh studi akan mendapatkan beasiswa.
Rektor UII, Nandang Sutrisno mengharapkan mahasiswa baru UII terus memberikan yang terbaik selama belajar di UII  Terlebih  dalam beberapa dekade ke depan, Indonesia diprediksi menjadi salah satu kekuatan ekonomi penting dunia bersama India dan China.  Untuk menyambut era tersebut, Indonesia perlu mempersiapkan para pemimpin dan profesional masa depan yang handal, berintegritas, berkompetensi, inovatif serta berdaya saing tinggi.


“Generasi dengan kriteria itu tidak hadir secara instan namun harus dipersiapkan dari sekarang melalui proses pendidikan,” tandas Nandang dalam sambutanya.(sbd)
Read More
Dekranasda  Sleman Gelar Pameran Produk IKM

Dekranasda Sleman Gelar Pameran Produk IKM





sembada.id -  Ketua Dekranasda Sleman Kustini Sri Purnomo secar resmi membuka pameran produk industri kecil dan menengah (IKM) di Ground Floor, Hall A, Jogja City Mall, Sleman, Rabu (9/8/2017). Pemeran ini akan berlangsung hingga Minggu (13/8/2017). Diharapkan dengan kegiatan tersebut dapat memperkenalkan dan mengangkat produk IKM Sleman.

“Pameran dengan tema Innovative Sleman Fashion and Craft’ ini untuk mengangkat dan membangun image produk industri di Sleman baik dari segi kualitas maupun kreatifitas,” kata  panitia penyelenggara Bidang Promosi, Pemasaran dan Pengembangan Usaha Dekranasda Sleman Ryan Hermawan saat pembukaan pameran tersebut.

Ryan menjelaskan ada 20 IKM yang mengikuti kegiatan tersebut. Produk tersebut ditampilkan dengan konsep display berupa gallery memadukan produk-produk IKM. Dengan display tersebut diharapkan keunikan, keindahan, dan kemewahan produk IKM Sleman lebih dapat ditonjolkan.

“Tantangan konsep pameran ini merupakan upaya inovasidari pengurus Dekranasda yang bekerjasama dengan IKM binaannya,” terangnya.

Ketua Dekranasda Sleman Kustini Sri Purnomo pameran ini merupakan usaha Dekranasda Sleman dalam memfasilitasi anggotanya  untuk mempromoskan produknya. Sehingga secara kualitas, produk IKM Sleman tidak kalah dengan produk yang di jual di mal-mal.


“Dipilihnya mall untuk lebih mendekatkan produk IKM Sleman pada masyarakat,” tambahnya  (sbd)
Read More
Gelar Potensi Sarana  Promosikan Hasil Pertanian Lokal

Gelar Potensi Sarana Promosikan Hasil Pertanian Lokal



sembada.id – Pemkab Sleman terus mencari langkah dalam meningkatkan pembangunan di bidang pertanian.  Satu di antaranya melalui gelar potensi pertanian. Diharapkan dengan kegiatan tersebut bukan hanya mengangkat potensi namun juga mengembangkan pemasaran hasl produksi pertanian.

“Karena itu kegiatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” kata bupati Sleman Sri Purnomo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asekda Bidang Ekonomi dan Pembvangunan Pemkab Sleman Suyamsih saat membuka gelar potensi pertanian di Unit Pelaksana Teknis Balai Penyuluh Pertanian, Pangan dan Perikanan (UPT-BP4) Wilayah III Seyegan, Rabu (9/8/2017).

Menurut Sri Purnomo pembangunan sektor pertanian di Sleman selain diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup, juga untuk  meningkatkan perekonomian masyarakat dan kesejahteraan petani. Oleh karenanya pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan mutlak diperlukan. Termasuk dapat menarik generasi muda.

“Peran generasi muda sangat penting karena ditangan merekalah masa depan pembangunan Sleman ditentukan,” tandasnya.


Kepala UPT-BP4 wilayah III Seyegan Ipnu Sutapa menambahkan gelar potensi ini bukan hanya untuk memperkenalkan potensi agribisnis di wilayah kerja UPT BP4 wilayah III Seyegan yang meliputi kecamatan Seyegan, Tempel dan Mlati nmaun  juga mempromosikan produk usaha agribisnis kelompok tani UPT BP4 wilayah III Seyegan, serta untuk menumbuhkan minat generasi muda untuk mencintai dunia pertanian dan mewujutkan kemandirian pangan. (sbd)
Read More
Bulan Dana PMI 2017 Sleman Lampaui Target

Bulan Dana PMI 2017 Sleman Lampaui Target



sembada.id – Wakil bupati Slema yang juga ketua bulan dana PMI Sleman Sri Muslimatun secara resmi menutup pelaksanaa bulan dana PMI Sleman 2017 di aula lantai III pemkab setempat, Selasa (8/8/2017). Bulan dana PMI sendiri dimulai dari 1 Maret sampai 30 Juni lalu. Dalam pelaksanaan kegiatan ini mampu mengumpulkan dana Rp856,498 juta atau melebihi target yang ditetapkan yaitu Rp750 juta.

Sri Muslimatun dalam sambutannya mengatakan meski bulan dana PMI tahun ini melampau target namun bukan berarti tugas dan kewajiban PMI telah selesai.  Namun justru sebaliknya PMI Sleman harus terus meningkatkan kinerja. Terutama dalam menggunakan dana tersebut sesuai dengan amanah yang telah diberikan.

“Pemanfaatan dari dana tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan penggunaan­nya kepada masyarakat,” tandas Muslimatun.

Menurut Muslimatun hal ini merupakan tantangan bagi PMI Sleman dalam kinerjanya untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat khususnya bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.

Sekretaris pengumpulan bulan dana PMI Sarijan mengatakan ada 11 sasaran dalam pengalangan dana PMI.  Antara lain pemohon perpanjangan STNK kendaraan bermotor, pemohon balik nama sertifikat tanah, pemohon perijinan, pemohon SIM, PNS dan karyawan swasta, anggota DPRD, perangkat desa, pemohon uji KIR, pengunjung tempat wisata, perbankan dan lembaga keuangan, serta masyarakat umum.


“Bulan dana PMI ini untuk mendukung pelayanan PMI Sleman dan memupuk jiwa kesetiakawanan masyarakat Sleman,” terangnya. (sbd)
Read More
BPK Minta Disdukcapil Sleman Tingkatka Kinerja

BPK Minta Disdukcapil Sleman Tingkatka Kinerja




sembada. id – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan DIY meminta dinas kependudukan dan catatan sipil (Disdukcapil) Sleman meningkatka kinerja. Permintaan ini bukan tanpa alasan. Sebab dari pemeriksaan awal terhadap kinerja administrasi kependudukan di instansi tersebut hasilnya kinerja Disdukcapil kurang optimal.

“Hasil dari pemeriksaan awal ini diharapkan mampu menjadi perhatian pemkab Sleman, khususnya Dukcapil, guna mengevaluasi kinerjanya sebelum pemeriksaan terperinci,” kata Kepala Sub Auditorat BPK DIY, Nur Miftahul Lail  saat penutupan pemeriksaan awal BPK di ruang rapat Setda B Pemkab Sleman, Selasa (8/8/2017).

Miftahul menjelaskan tim auditor BPK dalam pemeriksaan awal ini fokus pada tiga hal, yaitu pendataan penduduk dan pencatatan sipil, pengelolaan data informasi, dan pendayagunaan database kependudukan. Hasil pemeriksaan akan diinventarisir,  kemudian dikoordinasikan dengan pusat untuk selanjutnya dijadikan kriteria atau acuan pemeriksaan di tingkat nasional.

“Untuk pemeriksaan lanjutan akan dilakukan Septemnber,” terangnya.

Bupati Sleman, Sri Purnomo mengharapkan Disdukcapil dapat mengunakan hasl pemeriksaan awal BPK itu sebagai acuan untuk memperbaiki sektor yang dinilai kurang optimal.

“Monggo dilaksanakan rekomendasi yang diberikan oleh tim pemeriksa,” tandasnya.


Kepala Disdukcapil Sleman, Jazim Sumirat siap melaksanakan rekomendasi BPK itu. Sehingga, dalam pemeriksaan terperinci yang akan dilaksanakan September nanti, mampu memperoleh hasil pemeriksaan yang lebih baik lagi. (sbd)
Read More
Sleman Latih Kapistas Perangkat Desa Baru

Sleman Latih Kapistas Perangkat Desa Baru



sembada.id – Pemkab Sleman memberikan pembinaan tugas poko dan fungsi kepada para perangkat desa baru hasil seleksi pengisian jabatan bulan Juni lalu di lantai III Pemkab setempat, Senin (7/8/2017). Jumlah kepala desa yang mengikuti pelatihan ada 96 orang, di antaranya Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum, Kepala  Urusan Keuangan, Kepala urusan Perencanaan  dan Dukuh.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan  pembinaan ini penting. Sebab perangkat desa yang baru sesuai dengan UU No 6/2014 tentang desa dan peraturan pelaksanaannya, selain dituntut segera beradaptasi dilingkungan kerjanya, juga  harus memahami tugas pokok dan fungsi sesuai jabatannya. Termasuk untuk penyiapan dan penguatan kapasitas aparatur pemerintah desa sebagai ujung tombak penyelenggaraaan pemerintah di desa.

“Semakin besar kewewenangan dan anggaran yang diberikan kepada desa, tentunya harus disertai dengan tanggungjawab semua stakeholder didalamnya,khususnya bagi perangkat desa,” kata Sri Purnomo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asekda Bidang Pemerintahan dan Kesra pemkab Sleman Supardi.

Peningkatan kapasitas perangkat  desa ini juga diamanatkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negri Nomor 83 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa yang menyebutkan dalam rangka peningkatan kapasitas aparatur desa, perangkat desa yang telah diangkat dengan Keputusan Kepala desa wajb mengikuti pelatihan awal masa tugas dan program-program pelatihan yang dilaksanakan pleh pemerintah, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan pemerintah desa.

“Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan kapasitas aparatur desa,” ungkapnya.

Menurut Sri Purnomo pemerintah desa bukan lagi sebagai obyek, tetapi sebagai subyek atau pelaku penggunaan itu sendiri. Sebagai subyek pembangunan, tidaklah cukup hanya berkerja keras, rajin dan jujur tetapi juga harus memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Kepala Dinas Pemberdayaan Maasyarakat dan Desa  (PMD) Sleman Purwatno Widodo menambahkan selain  untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan desa khususnya bagi perangkat  desa yang baru, pembinaa ini juga untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan sikap aparatus pemerintahan desaa dalam penyelenggaraan pemerintahan desa khususnya menejemen pemerintahan desa, dan sebagai media sosialisasi kebijakan-kebijakan pemerintah terkait penyelenggaraan pemerintahan desa. (sbd)
Read More
Sleman Raih Inovasi Award

Sleman Raih Inovasi Award




sembada.id - Pemkab Sleman Provinsi DIY kembali mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini, dari Lembaga Administrasi Negara (LAN), yaitu Inovasi administrasi negara (Inagara) 2017.

Kepala LAN Adi Suryanto menyerahkan langsung penghargaan tersebut dan diterima wakil bupati Sleman Sri Muslimatun di Auditorium Gedung LAN, Jakarta Pusat, Senin (7/8/2017).

“Sleman mendapatkan penghargaan Inagara itu karena dinilai berhasil dalam capaian inovasi program administrasi 2017,” kata Kabag Humas dan Protokol pemkab Sleman, Sri Winarti, Senin (7/8/2017).

Sri Winarti mengatakan, kriteria penilaian Inagara sendiri berdasarkan kemanfaatan, memberi solusi, keberlanjutan, kemudahan replikasi dan kompatibilitas. Hasilnya, Sleman terpilih sebagai lima kabupaten/kota paling inovatif. Daerah lain yang mendapatkan, yakni Kota Makassar, Pontianak, Denpasar dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil kerja seluruh jajaran organisasi pemerintah daerah (OPD), terutama dalam melakukan inovasi dalam memberikan layanan publik.

“Saya berharap penghargaan ini dapat memotivasi munculnya inovasi-inovasi lain agar Sleman dapat terus maju,” harap Muslimatun. (sindonews.com)
Read More
Margorejo  Rintis  Desa Kantong Budaya

Margorejo Rintis Desa Kantong Budaya


sembada.id – Desa Margorejo, kecamatan Tempel, Sleman merintis desa kantong budaya. Sebagai langkah awal rintisan tersebut dengan menggelar berbagai pertunjukkan seni dan bazar di halaman balai desa setempat, mulai pagi hingga malam pada 29 Juli lalu.  Puncak acara ditandai pergelaran wayang kulit  lakon Wahyu  Katentreman oleh dalang Ki Bayu Hadi Sugito.   Kepala Desa Margorejo, Amad Jalaludin  secara simbolis menyerahkan wayang Arjuna kepada dalang.

Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Sleman Aji Wulantara mengatakan menyambut baik dengan apa yang dilakukan desa Margorejo tersebut. Upaya ini juga selaras dalam mewujudkan masyarakat berbudaya yang dimulai secara berjenjang dari tingkat desa.

“Perwujudan masyarakat berbudaya di Sleman dilakukan berjenjang dari kantong budaya yang dipilih pada suatu desa dengan potensi dasar,” kata Aji menanggapi upaya desa Margorejo itu, di ruang kerjanya, Jumat (4/8/2017) .

Menurut Aji setiap desa sebenarnya memiliki potensi kebudayaan. potensi itu kemudian diberdayakan menjadi rintisan yang pada akhirnya berkembang  sebagai desa budaya.

Selanjutnya menjadi tugas pemerintah untuk mengarahkan dan membina aktivitas budaya yang ada di tengah masyarakat tersebut agar bisa berkembang. (sbd)
Read More
Tiga Jamaah Calhaj Sleman Gagal Berangkat Haji

Tiga Jamaah Calhaj Sleman Gagal Berangkat Haji



sembada.id -Tiga calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Sleman, gagal berangkat ke Tanah Suci.

Kasi Penyelenggaran Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (kemenang) Sleman, Silvia Rosseta, mengatakan, total calon jamaah haji Sleman yang berangkat tahun ini sebanyak 1005 orang. Terdiri dari 474 laki-laki dan 531 wanita.

Namun, ada tiga jamaah yang gagal berangkat. Satu orang karena meninggal dunia dan dua orang sakit. Ketiga calon jamaah ini bergabung di Kloter 25 dan 27.

Calon jamaah yang meninggal dunia atas nama Dasingah, Kamis (3/8/2018), kloter 25. Yang sakit atas nama Sri Astuti dan Edison, kloter 27. Sri Astuti patah tulang karena kecelakaan lalu lintas, Edison kondisnya drop.

“Untuk Sri Astuti akan diberangkatkan tahun depan. Edison bisa diberangkatkan kloter terakhir, namun tetap melihat kondisi kesehatannya,” paparnya.

Adapun calon jamaah haji tertua atas nama Djariyah Wongso Rejo bin Wongso Rejo berusia 88, alamat Papringan RT 01 RW 40 Sumberagung Moyudan. Sedangkan termuda atas nama Fitri Nur Khotimah binti Warimin berusia 20 tahun 6 bulan, alamat Pakem tegal Rt 36 Pakembinangun Pakem.

Pemkab Sleman meminta calhaj asal Sleman mewaspadai cuaca di Arab Saudi. Sebab, musim haji tahun ini ini cukup panas. Suhu rata-rata mencapai 41-49 derajat celcius.

“Karena itu, calon jamaah haji harus senantisa menjaga kondisi fisik dan menjaga asupan air selama menjalankan rangkaian ibadah, guna mencegah dehidrasi,” kata Bupati Sleman Sri Purnomo yang dibacakan Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun saat melepas calon jamaah haji di masjid Agung Sleman, Jumat (4/8/2018).

Untuk diketahui, calon jamaah haji Sleman diberangkatkan dalam tiga kelompok terbang (kloter), yaitu kloter 25, 27 dan 30. Kloter 25 diberangkatkan Kamis (3/8/2017) malam, kloter 27 diberangkatkan Jumat (4/8/2018) dan kloter 30 diberangkatkan Minggu (6/8/2017). (sindonews.com)


Read More
Sleman Awasi Peredaran Narkoba Di Depok

Sleman Awasi Peredaran Narkoba Di Depok


sembada.id – Kabupaten Sleman saat ini bukan lagi menjadi tempat transit narkoba, namun sudah menjadi tempat peredaran barang haram tersebut. Untuk peredaran sendiri paling banyak di kecamatan Depok.  Hal ini lantara wilayah Depok bukan hanya padat, namun juga pendudukanya heterogen. Di mana dengan banyaknya perguruan tinggi dan pusat perbelajaan menjadikan Depok banyak dihuni pendatang dari seluruh Indonesia.

“Karena itulah, Depok mendapat perhatian khusus untuk peredaran narkoba ini,” kata sekretaris daerah (Sekda) Sleman Sumadi saat menerima  kunjungan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Bulungan, Kalimatan Timur (Kaltim), di lantai III Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Kamis (3/8/2017).

Namun begitu bukan berarti kecamatan lain tidak mendapatkan perhatian. Apalagi untuk memerangi  penyalahgunaan narkoba memerlukan kerja sama semua pihak. Tidak hanya Badan Narkotika Nasional (BNN), namun semua pihak harus turun tangan membantu melawan penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

“Termasuk melalui  FKDM.” teramgnya.

FKDM  ini  untuk mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal, mencegah dan menganggulangi segala bentuk pelanggaran hukum serta bentuk gangguan yang meresahkan guna mewujudkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). 

Pembentukan FKDM didasarkan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri  No. 12 Tahun 2006 tentang Kewaspadaan Dini Masyarakat.  FKDM dimaksudkan untuk membantu instrument Negara  dalam menyelenggarakan urusan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat melalui upaya deteksi dini terhadap segala potensi ancaman.


Sekda Bulungan, Kaltim Syafril yang memimpin rombongan FKDM Bulungan, mengatakan hasil dari studi banding ini nantinya akan diterapkan di Bulungan.  Terutama upaya Sleman dalam menekan kasus penyalahgunaan narkoba. (sbd)
Read More
Tiga Tahun Menunggu, Sleman Akhirnya Raih Adipura

Tiga Tahun Menunggu, Sleman Akhirnya Raih Adipura



sembada.id - Kabupaten Sleman berhasil meraih penghargaan Adipura kategori kota sedang pada tahun 2017. Momen ini terasa indah karena penghargaan sebagai kota terbersih ini merupakan penghargaan pertama kali sejak tahun 2013 lalu.

Keberhasilan Sleman itu, tidak bisa terlepas dari usaha pemkab setempat dalam mengelola kebersihan lingkungan seara berkelenjutan. Baik yang menyangkut sumber daya manusia (SDM) maupun infrastruktur pendukungnya. Dalam hal ini sarana dan prasarana pengelolaan sampah.

Bupati Sleman Sri Purnomo menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas penghagaan yang diterima ini dan berterimakasih kepada semua pihak yang telah berkerja keras meraih prestasi ini.

“Saya berharap penghargaan Adipura ini  dapat terus dipertahankan dengan meningkatkan Sleman yang lebih bersih dan nyaman,” katanya setelah menerima piala Adipura yang diserahkan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Abubakar saat malam anugerah lingkungan di Auditorium Manggala Wanabakti Jakarta, Rabu (2/8/2017) malam.

Sri Purnomo mengatakan, penghargaan Adipura ini dipersembahkan kepada seluruh warga Kabupaten Sleman yang telah turut mendukung dan menjaga lingkungan hingga akhirnya berhasil meraih penghargaan yang membanggakan ini.
“Tak lupa kami memberi apresiasi penuh kepada segenap OPD yang telah berkerja keras,” tambahnya.


Kepala dinas lingkungan hidup (DLH) Sleman Purwanto menambahkan melalui program Adipura, Pemerintah Daerah diharapkan mampu mendorong penyelesaian berbagai isu lingkungan hidup yaitu pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau, pemanfaatan ekonomi dari pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau serta pengendalian pencemaran air.

“Selain itu, pengendalian pencemaran udara, pengendalian dampak perubahan iklim, pengendalian pencemaran dan kerusakan akibat pertambangan, pengendalian kebakaran hutan dan lahan, serta penerapan tata kelola pemerintahan yang baik,” terangnya. (sbd)


Read More
Diduga Belum Paham Medan, Jeep Wisata Merapi  Jatuh Ke Jurang

Diduga Belum Paham Medan, Jeep Wisata Merapi Jatuh Ke Jurang



sembada.id – Sebuah jeep wisata lava tour Merapi terperosok jurang di jalan dekat stone hill, Kopeng, Kepuharjo, Cangkringan, Rabu (2/8/2017) sore. Untungnya dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Sopir dan penumpang jeep itu hanya mengalami luka lecet.  Jeep yang dikemudikan Agik Purnomo, 25 warga Glagah, Jatinom, Klaten itu membawa empat penumpang yang masih kerabatnya. Jeep terperosok diduga sopirnya belum mengenal medan lava tour.

“Hanya satu penumpang atas nama Elisabhet Fika Setyawati, 22 warga Mulyosari, RT 5/02 Baleharjo, Wonosari, Gunungkidul sempat dibawa ke RS Panti Nugroho, Pakem untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Tetapi tidak rawat inap dan langsung boleh pulang,” kata  Kapolsek Cangkringan AKP Andhika Doni di ruang kerjanya, Rabu (2/8/2017).

Andhika menjelaskan karena hanya kecelakaan tunggal dan tidak ada korban jiwa serta, sehingga kasus tersebut tidak dilanjutkan. Namun begitu tetap menghimbau agar para pengemudi tetap hati-hati da selalu konsentrasi. Sehingga hal yang sama tidak terjadi lagi.

“Kecelakaan jeep wisata ini baru untuk yang pertama kali,” tandas alumni Akpol tahun 2007 itu.


Babinkamtibmas Kepuharjo, Bripka  Joko Santoso menambahkan karena jalan rute wisata lava tour Merapi Tangkisan-Kopeng kondisinya rusak parah, meminta kepada pemerintah untuk memperbaikinya. Apalagi rute jalan itu juga merupakan jalur evakusi. Jika tidak dikhawatirkan sangat berpotensi terjadinya kecelakaan lagi. Terutama bagi pengemudi yang belum hafal medan. (sbd)
Read More
Bupati Sleman Minta Raimuna Sleman Berprestasi

Bupati Sleman Minta Raimuna Sleman Berprestasi


sembada.id - Bupati Sleman meminta kontingen Raimuna Sleman dapat menunjukkan prestasi saat mengikuti Raimuna Nasional XI 2017 di di bumi perkemahan Cibubur,  Jakarta 13-21 mendatang. Sehingga dapat membawa nama harum Sleman di tingkat nasonal.

“Kalian adalah pramuka yang sudah terseleksi, maka tunjukkan kemampuan terbaik dalam Raimuna nanti,” kata bupati Sleman dalam sambutan tertulis yang dibacakan Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Arif Haryono saat melepas kontingen Raimuna Sleman di Pendopo rumah dinas bupati setempat, Selasa (1/8/2017).

Jumlah kontigen Raimuna Sleman sendiri sebanyak 24 pramuka yang berasal dari berbagai  SMA dan SMK di Sleman. Raimuna sendiri merupakan pertemuan bagi  pramuka Penegak dan pandega seluruh Indonesia dalam bentuk perkemahan.

Perwakilan kwartir cabang (kwacab) Pramuka Sleman, Dwi Nuraini mengatakan dalam Raimuna nanti para peserta bukan hanya dituntut untuk mandiri dalam menjalankan aktivitasnya, namun juga bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnnya. Karena itu dalam kegiatan nanti akan lebih menituk beratkan kepada hal-hal yang inovatif, kreatif, edukatif dan produktif. 
Read More
Jokowi Canangkan Kampanye Imunisasi MR Di MTs 10 Sleman

Jokowi Canangkan Kampanye Imunisasi MR Di MTs 10 Sleman



sembada.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mencanangkan kampanye imunisasi measles (campak) dan rubella (MR) di MTs 10 Sleman, Selasa (1/8/2017). Diharapkan dengan kegiatan ini, anak-anak di Indonesia bebas dari penyakit MR.   Karena itu, sangat mendukung penuh pelaksanaan kampanye imunisasi nasional MR ini.

“Imunisasi bukan hal yang baru, kita sebelumnya pernah berhasil untuk cacar, polio, dan tetanus. Saya percaya dengan niat yang baik Insya Allah bisa melaksanakan imunisasi MR,” tandas Jokowi saat pencanangan imunisasi MR.

Dari catatan  di Indonesia masih kurang dari 1% yang mendapat imunisasi MR, yaitu baru 0,05%. Untuk itu,  Jokowi berharap pihak-pihak terkait dapat menjelaskan dan menggandeng pesantren, madrasah, dan seluruh sekolah-sekolah untuk program ini.

Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani Puan menambahkan mengingat jumlah sasaran dan sumber daya yang tersedia maka kegiatan imunisasi tersebut dilaksanakan dalam dua fase. Fase pertama dilakukan di enam provinsi di Pulau Jawa pada bulan Agustus sampai dengan September 2017.


“Untuk fase kedua dilakukan pada bulan Agustus hingga September 2018 di seluruh provinsi luar Jawa,” tambahnya.(sbd)
Read More