Polres Sleman Amankan Penjual Pil Koplo




sembada.id - Polres Sleman menangkap  penjual psikiotropika atas nama Boneng, 25 warga Margomuyo, Seyegan, Sleman, di rumahnya  Senin (18/9/2017) sore.  Selain itu juga mengamankan satu tas hitam milik Boneng yang berisi ribuan butir  psikotropika. Terdiri dari  pil riklona 68 butir, pil calmlet, 100 butir , pil alprozolam, 119 butir dan pil trihexiphenidyl, 3700 butir. 

“Boneng dan psikotropika itu  saat ini kami amankan,,” kata Waka Polres Sleman saat ungkap kasus di Mapolres setempat, Senin (25/9/2017).

Heru menjelaskan penangkapan Boneng, berawal dari laporan masyarakat yang melaporkan aktivitas Boneng. Dari laporan itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan dan setelah memastikan kebenaran laporan tersebut, termasuk mengetahui adanya barang bukti, akhirnya petugas menangkap Boneng di rumahnya.

“Dari pengakuan Boneng, barang itu ia pesan dari seseorang di Makasar melalui online,” paparnya.
Boneng sendiri sudah melakukan pemesan sebanyak lima kali dan melakukan aktivitas itu, sejak Januari lalu.  Pil-pil tersebut dipasarkan kepada pengangguran. Untuk harga pil tidak sama. Pil riklona dijual Rp35.000 per butir, pil calmlet Rp25.000 per butir dan  pil alprozolam,  Rp20.000 per butir.

“Saat ditangkap ia baru menjual 15 butir pil riklona,”  jelasnya.

Menurut Heru, Boneng tidak langsung menjual barang yang diordernya, tetapi disimpang terlebih dahulu. Baru menawarkan ke konsumen saat peredaran barang itu menipis. Seperti halnya hukum ekonomi jika barang langka maka harga jualnya akan naik. Sehingga dengan kondisi tersebut  akan meraup keuntungan yang besar.

“Untuk satu kali order Boneng mengeluarkan Rp5,5 juta dan dari hasil penjualan mendapatkan keuntungan rata-rata Rp2 juta,” paparnya.

Atas tindakannya tersebut, Boneng dijerat pasal berlapis, yaitu  UU No 5/1997 tentamg Psikotropika dan UU No 36/2009 tentang kesehatan, dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara atau denda Rp1,5 miliar.

Boneng dalam pemeriksaan mengatakan awal mula berjualan pskotropika hanya iseng, namun melihat prospek penjualan yang menjanjikan akhirnya keterusan berjualan. Hasil penjualan psikropika tersebut, ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.(sbd)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Polres Sleman Amankan Penjual Pil Koplo"

Posting Komentar