Tangkal Radikalisme Polda DIY Kumpulkan Ormas



sembada.id – Radikalisme ditenggarai sudah masuk ke Daerah Istimewa
Yogyakarta (DIY). Hal itu ditandai dengan adanya organisasi masa
(ormas)  yang cenderung  melakukan tindakan radikalisme, seperti
intoleransi, termasuk adanya penangkapan pendatang di daerah
Gunungkidul yang diduga terkait dengan jaringan terorisme, beberapa
waktu lalu.

Atas kondisi tersebut, terutama untuk menangkal radikalisme di DIY,
Polda DIY  melakukan sosialiasi tentang radikalisme kepada ormas dan
lembaga terkait di aula Mapolda setempat dalam bentuk focus group
discussion (FGD), Kamis (7/9/2017).

“Kami harapkan setelah mengikuti kegiatan ini ormas dan lembaga
terkait bisa menyampaikan masalah ini, bukan hanya kepada masyarakat
tetapi juga pada jamaahnya,” kata Wadir Intelkam Polda DIY AKBP
Suswanto.

Menurut Suswanto FGD ini sebagai bentuk deteksi dan antisipasi dini
terhadap potensi berkembangnya paham radikal di DIY guna menjaga
situas keamanan ketertiban  masyarakat (Sitkamtibmas)  yang kondusif
DI  serta bagian dari program Quick Win Renstra Polri 2015-2019.

“Ini  penting, sebab radikalisme sudah menyebar di beberapa titik di
DIY,”  paparnya.

Hanya saja Suswanto tidak bisa menyebutkan tempat maupun kelompok
tersebut.  Ia hanya menegaskan Polda sudah mengindentifikasi
keberadaan mereka dan sudah dalam pengawasan. Bukan itu saja nara
pidana teroris juga dalam pantauan.

”Kami bersama BIN, forum komunikasi pencegahan terorisme dan densus
88, sudah mengidentifikasi beberapa kelompok,” terangnya.

Kabid Humas Polda DIY AKBP Yulianto menambahkan selain  ormas, jajaran
 Polda dan Polres se  DIY, masyarakat umum, Badan Eksekutif Mahasiswa
(BEM) berbagai  perguruan tinggi di DIY  serta dinas dan instansi
terkait juga diundang dalam kegiatan ini.(sbd)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tangkal Radikalisme Polda DIY Kumpulkan Ormas"

Posting Komentar