Polsek Berbah Bekuk Pemalak Warga



sembada.id  - Polsek Berbah, Sleman berhasil menangkap Arif Cahya Dwi Saputra (ACDS), 16  warga Demangan, Tegaljatimulyo, Pleret, Bantul, pelaku pemalakan  kepada warga yang lewat di  Jalan Wonosari, Berbah, Sleman dan Jalan Imogiri, Bantul.  ACDS  melakukan pemalakan dengan mengunakan senjata pistol plastik. ACDS ditangkap Minggu (5/11/2017) dinihari saat petugas melakukan patroli di Jalan Wonosar, Berbah.  Ironisnya ACDS ini masih tercatat sebagai pelajar SMK swasta di Berbah.

 “Pengangkapan ini berawal saat  petugas melihat ACDS dan temannya yang mengendari motor  matic membawa stick baseball. Petugas kemudian memeriksanya dan menemukan pistol plastik.  Saat pemeriksaan ini,temannya lari, sehingga hanya mengamankan ACDS,” kata Kapolsek Berbah Kompol Suhadi di Mapolsek setempat, Senin (6/11/2017).

Suhadi  menjelaskan saat pemeriksaan itu terungkap, selain untuk jaga diri,  pistol plastik itu juga digunakan untuk memalak warga  yang lewat di jalan Wonosari dan Imogiri.

“Dari pengakuannya sudah melakukan pemalakan lima kali, tiga kali di Jalan Wonosari, Berbah dan dua kali di Imogiri, Bantul,” terangnya.

ACDS ini beraksi saat dini hari atau setelah pukul 24.00 WIB. Rata-rata korban pemalakan menyerahkan uang Rp50.000.  Petugas sendiri saat ini terus mengembangkan kasus tersebut. Sebab tidak menutup kemungkinan, korbannya tidak hanya lima orang.

“Meski ACDS masih dibawah umur, namun tetap akan diproses hukum pidana. Untuk sementara dijerat dengan UU darurat dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun,” jelasnya.

Menurut  ACDS tindakan melakukan pemalakan tersebut baru dua minggu.  Tindakan itu, idenya dari film action yang dilihatnya.  Sebelum melakukan pemalakan terlebih dahulu minum obat daftar G. Untuk pistol plastik ia beli lewat online seharga Rp700.000. Uang hasil pemalakan digunakan untuk membeli rokok dan jajan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Polsek Berbah Bekuk Pemalak Warga "

Posting Komentar