Ribuan Rumah Di Sleman Tidak Layak Huni




 
sembada.id  - Rumah tidak layak huni (RTLH) hingga sekarang masih menjadi permasalahan yang belum terselesaikan di Sleman. Data pemkab setempat hingga tahun 2017 masih ada 6014  unit RTLH. Dari jumlah itu, baru tertanggani  1715 unit atau  baru 28,5 %, sisanya 4299 unit belum tersentuh. Untuk itu berbagai program terus dilakukan guna mengatasihal tersebut.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengakui penanganan RTLH ini memang masih menjadi pekerjaan rumah yang belum dapat terselesaikan. Karena itu, masalah ini menjadi prioritas dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah  (RPJMD). Untuk penanganangannya sendiri melalui skala prioritas per kecamatan.

“Kami harapkan melalui skala prioritas ini masalah RTLH dapat segera tertangani secara komprehensip,”  kata Sri Purnomo saat menyerahkan bantuan bedah rumah  dari program corparate responsibility social (CSR) BPD DIY  kepada desa Caturharjo, Sleman, dusun Ngemplak, desa  setempat, Rabu (1/11/2017).

Sri Purnomo menjelaskan sebagai bentuk komitmen pemkab dalam menangani RTLH, di antaranya melalui program bedah rumah. Baik melalui anggaran pemerintah maupun CSR. Pemkab berharap dengan langkah ini,  bukan hanya mewujudkan rumah yang layak huni, namun juga mengentaskan kemiskinan.

“Kami targetkan dengan program ini nantinya RTLH di Sleman bisa tintas,” papar bupati dua periode itu.

Namun begitu, karena untuk program bedah rumah sifatnya hanya  stimulan,  yaitu Rp15 juta per unit, untuk kesempurnaa rumah tetap  pada warga itu sendiri. Untuk itu, terus  akan melakukan sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat, termasuk mendorong stakeholder terlibat dalam program ini.

Direktur Bank BPD DIY Bambang Setiawan mengatakan program CRS di desa Caturharjo ini ada tiga sasaran, yaitu rehabilitasi rumah, jamban dan pemasangan instalasi listrik. Bantuan yang diberikan Rp1 miliar.  Masing-masing untuk 75 unit rehabilitasi rumah Rp570 juta, pembuatan 84 unit jamban Rp232 juta dan pemasangan 99 unit instalasi listrik
Rp198 juta.

“Bantuan ini kami berikan kepada 153 kepala keluarga (KK) di 23 dusun desa Caturharjo, Sleman,” kata Bambang. (koran Sindo)




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ribuan Rumah Di Sleman Tidak Layak Huni"

Posting Komentar