Pemkab Sleman Musnahkan Ribuan Botol Miras


sembada.id - Pemkab Sleman memusnakan  5050 minuman keras (miras) dari berbagai jenis dan kemasan dengan mengunakan alat berat di halaman lapangan pemkab Sleman, Selasa (19/12/2017). Miras tersebut merupakan hasil operasi justisi selama Januari hingga Desember tahun ini dari berbagai tempat, seperti  rumah, kios, warung,  toko kelontong  dan  waralaba yang ada di Sleman dengan 29 tersangka serta telah mendapatkan ketetapan hukum dari pengadilan negeri (PN) Sleman.

Kepala Satpol PP Sleman,Hery Sutopo mengatakan sesuai dengan aturan, yakni peraturan daerah (perda) no 8/2007 tentang pelarangan pengedaran, penjualan dan penggunaan minuman beralkohol, yang boleh menjual miras, hanya cafe, bar atau tempat yang memiliki izin  penjualan miras. Sedangkan toko modern dan kelontong  serta tempat-tempat yang tidak memiliki izin dilarang menjual miras kepada konsumen.

“Karena itu, miras yang kami sita bukan hanya  miras oplosan namun juga yang  berstandar  buatan pabrik,” ungkap Hery di sela-sela pemusnahan miras di halaman lapangan Pemda Sleman, tersebut.

Hery menjelaskan karena dampak dari miras ini, bukan hanya merusak generasi muda, namun juga tindakan negatif lainnya, termasuk tindak kriminalitas.  Sehingga untuk menekan peredaran,  pihaknya terus melakukan penertiban secara rutin dan bagi yang melanggar  akan mendapatkan sanksi yang cukup berat.

“Untuk  sanksi  yaitu maksimal hukuman kurungan tiga bulan dan denda Rp40 juta,” paparnya.

Hery  menegaskan dengan sanksi  maksimal tersebut diharapkan para pelanggar  tidak mengulangi perbuatannya lagi.  Termasuk yang akan melakukan pelanggaran berpikir  dua kali sebelum bertindak. Hanya saja,  untuk berat  tidaknya sanksi menjadi kewenangan pengadilan.  Namun yang jelas,  pihaknya telah merekomendasikan sanksi maksimal. 

“Dari 29 tersangka itu, dua orang dijatuhi hukuman denda Rp25 juta subsider tujuh hari kurangan,” jelasnya.    

BupatI Sleman Sri Purnomo mengharapkan kegiatan pemusnahan miras ini dapat  ditindak lanjuti dengan kegiatan operasi yang lebih giat lagi. Sebab miras yang dimusnahkan ini hanyalah sedikit bukti yang ada. Sedangkan kasus miras yang sebenarnya  merupakan fenomena gunung es. Sehingga dalam pemberantasan miras jangan hanya hangat-hangat tahi ayam atau dilakukan sekedarnya saja.

“Saat ini penyakit masyarakat telah menjangkau hampir di seluruh wilayah Sleman, baik perkotaan maupun pedesaan. Cukup banyak generasi muda  yang terjebak kedalam tindak penyalahgunaan miras, perjudian maupun tindak kriminal lainnya,” tandas Sri Purnomo dalam sambutan tertulis yang dibacakan wakil bupati Sleman Sri Muslimatun.

Menurut Sri Purnomo berkenaan dengan hal tersebut diharapkan peran masyarakat, dalam mengantisipasi peredaran miras dan narkoba maupun bentuk kejahatan lainnya. Sebab tanpa adanya dukungan dan partisipasi dari masyarakat,  tentunya dalam menuntaskan  masalah  miras maupun  kejahatan yang sering terjadi tidak akan optimal.

“Untuk itu, agar pemberantasan miras ini dapat optimal, maka harus mendapat dukungan dari semua pihak. Termasuk sejak dini harus dilakukan langkah-langkah antisipasi, agar peredaran miras, narkoba, perjudian dan sejenisnya bisa diredam,”  harapnya. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pemkab Sleman Musnahkan Ribuan Botol Miras"

Posting Komentar