Polres Sleman Gulung Komplotan Pencuri Spesialis Rumah Besar Daerah Sepi





sembada.id  – Polres Sleman berhasil mengulung klompotan pencuri lintas propinsi spesialis rumah besar di daerah sepi di wilayah Sleman. Terbongkarnya klompotan tersebut, setelah petugas berhasil menangkap lima pencuri, yang melakukan tindak pencurian dengan kekerasan (curas) di daerah Karanglo, Purwomartani, Kalasan, pada Kamis (23/12/2017) malam.  Mereka ditangkap seminggu setelah melakukan pencurian.

Lima pencuri itu, masing-masing Dedi, 21, warga Lamongan, Jawa Timur, Alex,30 warga Pematang, Jawa Tengah, Basri, 30 warga Wonosari, Klaten, Jawa Tengah, Rizal, 40 warga Garut, Jawa Barat dan Sitorus, warga Kalideres, Jakarta.

“Penangkapan pencuri ini, hasil pengembangan dari laporan warga  Karanglo, Purwomartani, Kalasan,  karena rumahnya dirampok oleh lima orang, pada  Kamis (23/12/2017) malam,” kata Kapolres Sleman AKBP  Burkan Rudy Satria saat gelar kasus di Mapolres Sleman, Senin (4/12/2017).

Burkan menjelaskan setelah menerima laporan, petugas langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Di antaranya dengan  pengumpulan data dan meminta keterangan dari saksi.  Dari hasil pengembangan, akhirnya mengarah pada komplotan tersebut dan akhirnya berhasil menangkap satu persatu di daerah yang berbeda.

“Pertama kami menangkap Dedi, di Gresik , Kamis (30/11/2017).  Kemudian Alex di Pemalang, Basri dan Rizal di Garut serta Sitorus di Jakarta, Jumat (1/12/2017),” terangnya.

Dari keterangan para pelaku diketahui, mereka  klompotan pencuri spesialis rumah besar yang ada di daerah sepi dan saat beroperasi pada waktu tengah malam.  Untuk asarannya dengan cara mencari langsung, setelah menemukan sasaran langsung bertindak.

“Klompotan itu tidak hanya melakukan aksinya di Yogya, namun juga di daerah Solo dan sekitarnya. Bahkan empat orang dari mereka baru saja bebas dari LP Sragen satu bulan lalu,” terangnya.

Menurut Burkan dalam menjalakan aksinya, mereka mengunakan mobil rental dan membawa peralatan untuk mencongkel jendela dan memotong besi serta  mempunyai peran yang berbeda-beda. Ada yang menunggu di luar dan ada yang masuk rumah untuk melumpuhkan pemilik rumah serta mengambil barang-barang berharga serta uang. Hasil dari pencurian tersebut dibagi sesuai dengan peran masing-masing.

“Saat beraksi di Karanglo, Purwomartani, berhasil mengambil  5 handphone berbagai merek,  3 buah cincin, 2 laptop dan uang tunai Rp8 juta. Total kerugian Rp31,650 juta,” paparnya.

Untuk itu, Burkan meminta masyarakat untuk meningaktkan sistem keamanan rumah dan lingkungannya.

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Rony Are Setia menambahkan para pelaku ddijerat pasal 365 KUHP tentang Curas dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara. Sedangkan dari pengakuan para tersangka, mereka  melakukan pencurian untuk memenuhi dan mencukupi kebutuhan hidup. (wpr)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Polres Sleman Gulung Komplotan Pencuri Spesialis Rumah Besar Daerah Sepi"

Posting Komentar