Sambut Tahun Baru, Bandara Adisutjipto Gelar Kirab Budaya


sembada.id – PT Angkas Pura I Bandara internasional  dan Lanud Adisutjipto Yogyakarta  menggelar kirab kereta kencana  bandara  dan bregada Wirawaskita  Satpomau Lanud setempat, Minggu (31/12/2017).

Kegiatan dalam rangka menyambut tahun baru 2018 tersebut mengambil rute dari Taman Borobudur bandara- Jalan Adisutjipto – Tugu Contong  Lanud –Mako Danlanud Adisutjipto dan kembali ke Taman Borodubur Bandara dengan jarak  sekitar 3 kilometer.

Kirab diawali dari Bergada Wirawaskita Satpomau Lanud Adisutjipto, di belakangnya kerea kencana bandara, disusul pasukan wanita angkata udara (Wara) dan diakhiri pasukan Detasteman pertahanan udara (Denhanud) Paskhas Yogyakarta.

Generan Manager (GM) PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta Kol Pnb Agus Pandu Purnama mengatakan selain untuk menghibur para penguna jasa penerbangan di bandara Adisutjipto, kirab budaya ini juga untuk melestarikan budaya yang ada di Yogyakarta.

“Ini merupaka kegiatan yang , bahkan di dunia baru satu-satunya.  Sehingga akan menjadi agenda rutin di akhir tahun,” kata Pandu.

Hal lainnya, juga sebagai upaya  untuk meningkatkan kesadaran masyarakat  dalam menjaga dan mengembangkan budaya  serta destinasi wisata asli Yogyakarta. Diharapkan dengan langkah ini akan meningkatan jumlah kunjungan ke Yogyakarta dan Indonesia umumnya.

Mengenai dipilihnya kereta kencana, karena itu merupakan ikon kraton. Sehingga  memberikan kesempatan kepada penguna jasa penerbangan di bandara Adisutjipto untuk dapat melihat langsung kereta kecana. Sebab belum tentu mereka dapat melihat kerata kencana yang ada di kraton Yogyakarta.

Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Novyan Samyoga menambahkan kegiatan ini merupakan  wujud kepedulian komunitas bandara Adisutjipto, terutama dalam menyemarakan kegiatan pariwisata di DIY.  Karena itu,meski tidak terlibat langsung dalam penerbangang, Lanud tetap memiliki tanggungjawab moral dalam mensukseskan tujuan itu.


“Kirab budaya ini juga sebagai bentuk asimilasi, yaitu perpaduan bergodo tradisional kraton dan prajurit zaman now. Hal itu bisa dilihat dari perpaduan, pengunaan senjata bergodo. Dimana di depan mengunakan senjata organik, bergodo di belakangnya dengan mengunakan tombak, ciri khas kraton,” tambahnya.(sindonews)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sambut Tahun Baru, Bandara Adisutjipto Gelar Kirab Budaya "

Posting Komentar