Sleman Lakukan Kontrak Awal Pengadaan Barang dan Jasa 2018


sembada.id  – Pemkab Sleman akhir tahun 2017 membuat terobosan besar,  dalam mempercepat pembangunan,  yaitu  mengadakan kontrak awal pengadaan barang dan jasa  tahun anggaran (TA)  2018.  Untuk kepentingan tersebut, pemkab Sleman melakukan penandatangan kontrak  dengan rekanan penyedia jasa di ruang Smart Room Dinas  Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) setempat, Kamis (28/12/2017). 

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan penyedia jasa serta disaksikan langsung Bupati Sleman Sri Purnomo dan Wakil Ketua DPRD Sleman Sukaptono
Ada delapan kontrak pengadaan barang dan jasa yang ditandatangi, masing-masing satu  jasa keamanan dan pengadaan makanan serta enam jasa konstruksi.

Bupati Sleman, Sri Purnomo mengadakan selain sebagai tindaklanjut dari Inpres nomer 1/2015 tentang percepatan proses pengadaan barang dan jasa.  Kegiatan ini juga untuk mempercepat proses pembangunan.  Sebab  pengadaan barang dan jasa di awal waktu akan lebih baik jika dibandingkan dengan yang dilakukan pada akhir tahun anggaran.

“Hal ini penting dilakukan dengan harapan untuk mendapatkan kualitas barang dan jasa yang lebih baik sekaligus untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi seperti gagal lelang serta berpengaruh pada percepatan pelaksanaan anggaran pada tahun anggaran,” kata Sri Purnomo usai penandatangan kontrak awal pengadaan barang dan jasa TA 2018 Sleman di  ruang Smart Room Dinas  Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) setempat, Kamis (28/12/2017). 

Namun tetap meminta kepada para penyedia jasa dalam melaksanakan proyek harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak mengambil untung terlalu banyak serta dalam melakukan persaingan juga sehat.  Sebab  jika sesuai dengan prosedur tentu haslnya akan baik. Sebaliknya tidak hasilnya tidak akan sesuai harapan.

“Jika itu persaingannya baik dan sehat kalau ada sisa, sisanya tidak terlalu jomplang, tapi kalau permainan yang tidak sehat nanti sisanya pasti akan banyak. Tapi kalau sisa masih sekitar plus minus 10 persen perencanaan nya itu masih dalam batas wajar,” tandas buoati Sleman dua periode itu.

Sri Purnomo nenjelaskan untuk tahun 2017 Sleman telah menyelesaikan paket pengadaan barang dan jasa sebanyak 316 paket dengan total pagu Rp 400 miliar lebih. Dari proses pengadaan barang dan jasa pada tahun 2017 tersebut berhasil melakukan efisiensi sebanyak Rp35 miliar lebih atau mencapai hampir 9%.

Kepala Bagian (Kabag) Layanan Pengadaan Pemkab Sleman,  Arif Pramana  menambahkan untuk kegiatan Pemkab Sleman tahun anggaran 2018 telah mengumumkan beberapa paket. Di antaraya 21 paket diumumkan di LPSE, 13 paket selesai proses, tiga masih proses, lima paket lelang ulang, dan 10 masih dalam proses pencermatan. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sleman Lakukan Kontrak Awal Pengadaan Barang dan Jasa 2018"

Posting Komentar