Bupati Sleman Ajak ASN Gunakan Gas LPG Non Subsidi


 

sembada.id – Bupati Sleman Sri Purnomo mengajak  aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkab  Sleman meninggalkan pengunaan  gas subsidi elpiji 3 kg dan beralih ke gas elpiji non subsidi Bright Gas 5,5 kg.  Ajakan ini bukan tanpa alasan, sebab  elpiji 3 kg hanya diperuntukkan  bagi masyarakat kurang mampu. Padahal  ASN bukan termasuk kategori  yang menerima subsidi tersebut.

“Elpiji 3 kg itu untuk golongan kurang mampu.  Bila ASN masih membeli elpiji bersubsidi tentu tidak pas,” kata Sri Purnomo  saat deklarasi, pengunaan  LPG Non Subsidi, di halaman unit i Pemkab setempat, Jumat (5/1/2018)


Untuk itu, mengharapkan ASN dapat melaksanakan deklarasi  ini. Termasuk meminta  pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD)  selalu  mengingatkan kepada jajarannya.  Di antaranya dengan menanyakan  ASN itu sudah beralih ke gas elpiji non subsidi atau  belum saat apal rutin setiap senin.


"Saya berharap ASN  konsisten.  Oleh sebab itu dibutuhkan kesadaran yang tinggi dari para aparatur negara.  Nanti di koperasi  pegawai  pemerintah kabupaten Sleman (KP2KS) juga akan disediakan," tegas Sri Purnomo


Menurut Sri  Purnomo dengan beralihnya pengunaan gas elpiji non subsidi tersebut,  juga membantu program pemerintah akan ketersediaan gas subsidi, termasuk  harganya juga  sesuai  dengan yang ditetapkan.  Sebab  jika masih memakai  gas elpiji subsidi, selain tidak tepat sasaran, juga  menyebabkan sering adanya kelangkaan elpiji subsidi tersebut.


“Karena itu,  ASN harus terus didorong, sehingga dapat menjadi contoh bagi masyarakat kategori mampu tidak mengunakan gas elpiji subsidi,” tandasnya.


Marketing Branch Manager Pertamina area DIY-Surakarta, Dodi Prasetyo  menyambut baik dengan adanya deklarasi tersebut.  Menurut Dodi Pemkab Sleman merupakan daerah ketiga di DIY  yang mengimbau ASN untuk meninggalkan elpiji 3 kg dan beralih ke non subsidi Bright Gas 5,5 kg.  Sebelumnya Bantul dan Kota Yogyakarta.


“Dengan deklarasi ini kami harapkan ASN  menjadi role model bagi masyarakat mampu mengunakan gas elpiji non subsidi,” harapnya.


Dodi menjelaskan  masyarakat  DIY yang sudah mengunakan gas non subsidi bright gas, 5,5 kg tercatat ada  20% dari total penduduk  dan  tahun 2018 ditargetkan menjadi 30%. Karena itu, semua  daerah di DIY diharapkan melaksanakan deklarasi ini.  Sehingga akan mengurangi subsidi pemerintah.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bupati Sleman Ajak ASN Gunakan Gas LPG Non Subsidi"

Posting Komentar