Mahasiswa UNY Buat Busy Book Untuk Latih Kemandirian Anak Tuna Grahita


sembada.id - Anak tuna  grahita yang memiliki kelainan dalam perkembangan mental yang  disebabkan rendahnya  tingkat kecerdasan sering mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitas. Baik dalam bersosialisasi dengan lingkungan maupun kehidupan pribadinya.  Hal inilah yang
menyebabkan mereka  membutuhkan bantuan dari orang lain dalam melakukan kegiatan.

Hal ini yang mendorong   tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universita  Negeri Yogyakarta (UNY),  angkatan 2015 yaitu  Asfin Herminda Ratnaningsih dan Trisna Yulianto dari program srudi (prodi) Pendidikan Luar  Biasa serta Fitri Ekasari prodi Pendidikan Luar Sekolah (PLS)   mengembangkan media pembelajaran,  berupa buku yang dberi  nama  Busy Book. Yaitu buku untuk melatihan  kemampuan dan  keterampilan anak tuna  grahita.  Sehingga dengan cara ini anak tuna
grahita dapat melakukan aktivitas sendiri (activity of dailly liwing/ADL). Meskipun dalam kondisi tertentu masih perlu bantuan orang lain.

Busy book yang dibuat  tiga mahasiswa UNY ini, mengantarnya sebagai juara pertama lomba karta tulis ilmiah (LKTI) dalam rangka Hari Difabel  Internasional di Surakarta, 3 Desember 2017 lalu.

Trisna Yulianto menjelaskan busy book merupakan media pembelajaraan berbasis  permaianan  (education  games)  yang dirancang  khusus untuk  melatih mental dan kemampuan anak tuna grahita secara individu  dalam melakukan aktivitas sehari-hari.  Seperti  memakai baju,  celana, sepatu dan lain-lain.

 “Busy book  ini meliputi halaman  sampul dengan sesuatu yang menggembirakan untuk anak, halaman menggunakan  kain berwarna krem atau warna yang terang, isinya berupa buah, tas,  pelampung, tenda, sepatu, dan bunga," terang Trsina, Selasa (9/1/2018).

Busy  book  ini juga  lebih mengedepankan pendekatan visual, yaitu berupa gambar tiga dimensi  dalam berbagai bentuk  aktivitas berbeda–beda dan lebih menonjolkan teknik  praktik.  Penampilan
warna-warni  tersebut, selain  untuk membuat  buku  artistik, yang lebih penting lagi dapat   menarik  anak tuna grahita saat mereka menggunakan atau mempelajari isinya.

“Agar mudah dibawa,  busy book ini juga diberi gantungan yang  terbuat dari bahan  ringan sehingga  tidak berat,”  paparnya.

Selain itu,  busy book  juga dibuat  semenarik mungkin agar anak tertarik saat berlatih ADL dengan media buku ini. Di antaranya  di setiap halaman berisi aktivitas sehari-hari.  Misalnya di halaman
pertama buku,  tentang aktivitas bagaimana anak  memakai baju dan menggunakan resleting yang benar.

“Dengan media ini  setidaknya dapat memberikan peluang  dalam mengembangkan  kemampuan  secara optimal ADL  anak tuna grahita,” ungkapnya

Fitri Ekasari  menambahkan hal yang tidak kalah menarik lainnya,dalam mengajarkan ADL bagi anak tuna grahita dengan busy book, yaitu dapat diberikan sambil bermain.  Dengan cara ini, selain akan menyenangkan,  sekaligus melatih motorik halus mereka.

 “Hanya saja untuk memberikan stimulus agar  anak tuna grahita  mau untuk mencoba  kegiatan yang ada dalam buku ini, tentu perlu peran aktif semua pihak, baik guru, orang tua, dan orang-orang  disekitar anak,”  tambahnya. (koran sindo)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mahasiswa UNY Buat Busy Book Untuk Latih Kemandirian Anak Tuna Grahita"

Posting Komentar