Okrnum Polisi Kulonprogo Tertangkap Tangan Transaksi Sabu






sembada.id  – Jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda DIY  berhasil mengungkap keterlibatan oknum polisi   dalam peredaran narkoba di DIY. Terungkapnya kasus ini,  setelah berhasil melakukan tangkap tangan saat  anggota polisi yang bertugas di unit Sabhara Polsek Sentolo,Kulonprogo Brigadir DTB 31, bertransaksi  narkoba jenis sabu-sabu (SS)  di Pendowoharjo, Sewon, Bantul, 3 Januari lalu. 

Penangakapan  DTB  sendiri, hasil pengembangan adanya informasi,  akan ada transaksi narkoba di daerah tersebut. Atas informasi ini, petugas menindaklanjuti, yaitu dengan stand by di lokasi. Dan benar, pada malam sekitar pukul 20.00 melihat DTB mengambil  SS. Sehingga petugas langsung mengamankan DTb  untuk  diperiksa dan pengembangan lebih lanjut.

Dari tangan DTB  petugas  mengamankan sabu-sabu 0,66 gram, ponsel, ATM dan bukti transfer pembelian ke rekening Exnacius Magulen. 

Tertangkapnya DTB  ini menambah daftar anggota Polisi yang  bertugas di wilatah DIY  terjerat kasus narkoba.  Data Polda setempat, dalam dua tahun terakhir, tercatat ada empat oknum polisi yang  terjarat kasus narkoba,  masing-masing  dua kasus   di  tahun 2016 dan  dua kasus  di tahun 2017.  

Dir Resnarkoba Polda DIY Kombes Pol  Wisnu Widarto mengatakan masih mendalami kasus tersebut, sebab dalam transanksi,  antara penjual dan pembeli tidak bertemu langsung, melainkan hanya melalui pesan singkat dan untuk  pengambilan di arahkan di sutau tempat.  Sehingga belum mengetahui siapa yang menaruhnya.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk kasus ini,” kata Wisnu Widarto  saat ungkap kasus  narkoba di kantor Ditnarkoba Polda DIY,Senin (8/1/2017).

Wisnu menjelaskan DTB terjarat kasus narkoba ini bukan untuk yang pertama kali, sebab pada  4 Oktober 2017 lalu   juga terjarat kasus yang sama, bahkan sempat menjadi daftar  pencarian orang (DPO) dan sudah menjalani sidang kode etik profesi (KKEP). Hanya saja saat sidang  tanpa kehadiran yang bersangkutan.

“Hasil sidang KKEP DTB dituntut pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH) atau dipecat,” tandasnya.

Kabid Humas Polda DIY AKBP Yulianto menambahkan, selain narkoba, DTB  sebelumnya juga pernah melakukan pelanggaran disiplin sebagai anggota Polri. Yaitu pada tahun 2011, karena memakai amphetamine. Untuk kasus ini diberi  sanksi penempatan khusus (Patsus) selama 21 hari dan penundaa pangkat selama satu tahun.  

Kemudian Agustus 2016, tidak masuk kerja selama 14 hari  berturut-turut dan sudah mendapatkan sanksi  teguran tertulis dan Patsus dan Januari 2017, kembali tidak menjalankan tugas lebih dari 30 hari berturut-turut.

“Dalam sidag KKEP, diputuska sanksinya PDTH. Sehingga untuk statusnya DTB saat ini polisi deserse,” tambahnya.


Kabid Propam Polda DIY  FX Edriyadi mengatakan DTB menjadi anggota polisi pada tahun 2004, pada tahun 2012 bertugas di Ditnarkoba, namun karena melakukan pelanggaran, pada tahun 2014 di mutasi ke Polres Kulonprogo. (wpr)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Okrnum Polisi Kulonprogo Tertangkap Tangan Transaksi Sabu"

Posting Komentar