Permudah Pelayanan Publik, Kemenag Sleman Buku Layanan Satu Pintu


sembada.id -  Kepala kantor wilayah (Kanwil) Kementerian agama (Kemenag) DIY  Lutfi Hamid meresmikan  Pelayanan Satu Pintu Terpadu (PTSP) kantor kementerian agama (Kemenag) Sleman, Rabu (3/1/2018). Diharapkan, lewat PTSP bukan hanya untuk meningkatkan kinerja institusi tersebut, namun lebih dari itu akses publik terhadap layanan yang ada di kemenag semakin mudah.

Kepala Kanwil Kemenag  DIY Lutfi Hamid mengatakan dengan PTSP yang memiliki moto ‘BerMuTu’ yaitu layanan yang bersih dari berbagai pungutan, mudah dan tuntas ini selain untuk memenuhi harapan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel.  Tetapi juga sebagai upaya untuk mendorong tumbuhnya budaya kerja berbasis digital melalui e-goverment.

“Karena itu, saya berharap nantinya semua kantor kemenag di DIY memiliki layanan PTSP ini,” kata Lutfi usai peresmian PTSP Kemenag Sleman, Rabu (3/1/2018).

Menurut Lutfi, hal tersebut penting, sebab persoalan teknologi dan kebutuhan masyarakat terus berkembang. Sehingga dibutuhkan  inovasi-inovasi baru untuk pemenuhan layanan masyarakat yang lebih baik. Karena itu  berbagai aspek  yang berbasis digital akan terus dikembangkan.  Hanya saja tidak bisa menargetkan kapan  semua itu terealiasi.

“Yang jelas kami akan terus mengembangkan,” papar mantan Kepala Kemenag Sleman itu.

Menurut Lutfi untuk  layanan berbasis digital ini, juga  telah mengembangkan beberapa jenis layanan, di antaranta  Sistem Pengawasan Internal Pemerintah (SPIP) kemudian ada e-Rencana Penarikan Dana atau e-RPD dan e-Kinerja. Dimana seluruh ASN hasil kinerjanya terpantau atau bisa diinput dari smartphone yang mereka miliki.

“Tak hanya itu, kami  juga tengah mengembangkan e-Rekom untuk pendaftaran peserta umrah dan juga e-Audit serta pembayaran layanan non tunai. Karena itu siap bekerjasama dengan perbankan untuk masalah ini,” ungkapnya.

Bupati Sleman, Sri Purnomo  menyambut baik dengan diluncurkannya PTSP Kemenag Sleman tersebut. Sebab adanya layanan ini juga sejalan dengan visi Sleman menuju smart regency, tahun 2021.  Dimana untuk layanan warga masyarakat  sudah berbasis digital.  Dengan cara ini, bukan hanya mempermudah dalam memberika pelanan, namun juga profesional, terukur, cepat, dan tidak berbelit-belit.

“Ini menjadi hal yang positif.  Mudah-mudahan masyarakat bisa memanfaatkan Layanan PTSP dengan baik,” harap Sri Purnomo.  

Kepala Kantor Kemenag  Sleman Sa’aban Nurono menambahkan PTSP ini bukan hanya implementasi birokrasi, namun yang lebih penting lagi, dapat mempermudah, menyingkat, dan mengefisiensikan pelayanan, terutama yang berhubungan dengan kementerian agaman. Baik yang menyangkut dengan perijinan, dokumentasi dan   adminsitasi.

“Pelayanan melalui PTSP yang kami kembangkan ini  juga merupakan komitmen dalam melaksanakan tugas  dengan sebaik-baiknya,”tambahnya. (wpr)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Permudah Pelayanan Publik, Kemenag Sleman Buku Layanan Satu Pintu"

Posting Komentar