Sleman Sosialisasi Bantuan Pangan Non Tunai


sembada.id  – Pemerintah mulai tahun 2018 akan mengubah sistem bantuan kepada keluarga  penerima manfaat (KPM) yaitu dari tunai menjadi non tunai.  Di antaranya bantuan beras untuk rakyat sejahtera (rastra).  Dengan adanya perubahan ini, KPM rastra selain tidak perlu menebus lagi harga beras juga bisa membeli  kebutuhan lain selain beras, seperti telur.  Hanya saja untuk pembelian harus ditempat tertentu yaitu di pedagang bahan pangan (e-warung) yang ada di tempat mereka.


Program BPNT sedniri, selain untuk meningkatkan ketepatan kelompok sasaran,    memberikan gizi yang lebih seimbang  dan kendali kepada rakyat miskin. Juga untuk mendorong usaha eceran rakyat,  memberikan akses jasa keuangan pada rakyat miskin, serta mengefektifkan anggaran.


Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial (Kemensos)  Andi Z .A mengatakan
perbedaan program Rastra dengan Bansos Rastra dan BPNT yaitu jika Program Rastra KPM mendapatkan 15 kg beras dengan biaya tebus sebesar Rp.24.000, maka untuk Bansos Rastra masyarakat mendapatkan 10kg tanpa biaya tebus.


“Untuk BPNT, masyarakat mendapatkan bantuan non tunai Rp.110.000/bulan untuk membeli bantuan pangan di pedagang bahan pangan (E-Warung) yang bekerjasama dengan  bank Penyalur. Bantuan tersebut akan ditranfer ke rekening penerima setiap tanggal 25 per bulan,”  kata Andi ZA saat  mensosialisasikan  BPNT  di aula lantai III Pemkab setempat, Jumat (12/1/2018).


Andi menjelaskan, selain beras, KPM juga dapat membeli telur. Untuk pembelian sendiri, tidak harus sekali habis, tetapi sesuai dengan kebutuhan.  Termasuk dalam melakukan transaks bisa kapan saha,  hanya saja untuk pembelian harus di e-warung.


“Untuk Sleman, berdasarkan SK  Menos tahun 2018 ini, jumlah penerima BPNT ada  66.534 KPM dengan total nilai bantuan setahun Rp 87.824.880.000,” paparnya.


Ada tiga bank yang melayani program ini, yakni BNI, BTN dan Mandiri. BNI melayani 9 Kecamatan, BTN melayani 5 kecamatan, dan Bank Mandiri melayani 3 kecamatan.


Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan sebagai tindaklanjut dengan program ini telah melakukan berbagai  persiapan. Selain sosialisasi program BPNT, juga dengan pembentukan Tim koordinasi tingkat  kabupaten. Termasuk untuk penyaluran BPNT dengan menyiapka  pendamping.


“Kami harapkan dengan langkah ini penyaluran BPNT akan tetap sasaran dan yang lebih penting lagi akan meningkatkan tingkat kesejahteraan  dan kemampuan ekonomi penerima manfaat,” harapnya.(wpr)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sleman Sosialisasi Bantuan Pangan Non Tunai"

Posting Komentar