Puluhan Motor hasil Tilang Menumpuk Di Halaman Ditlantas Polda DIY

      Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Latif Usman menunjukkan sepeda motor  yang  ditilang namun belum diambil pemiliknya di halaman Ditlantas           Polda DIY,  Kamis (1/2/2018)

SEMBADA.ID -  Sepeda  motor  yang  kena  tilang saat operasi lalu lintas  Direktorat   Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY  masih  banyak yang belum  diambil pemiliknya.  Hingga Kamis (1/2/2018)  masih ada 79 sepeda motor  yang   berada di halaman Ditlantas Polda DIY,  Jalan Tentara Pelajar No 11,  Yogyakarta.  Sepeda motor itu  ditahan sebagai barang bukti (BB)  setelah pemiliknya melakukan pelanggaran dan  tidak bisa menunjukkan surat-surat berkendara. 

 Sepeda motor yang belum diambil itu, bukan hanya hasil operasi pada tahun  2017, namun juga tahun 2014, 2015 dan 2016.  Di antaranya tahun 2014,  ada  satu  sepeda motor, 2015, enam sepeda motor, 2016, empat sepeda motor dan sisanya  71 sepeda motor  hasil operasi di tahun 2017.  Dari jumlah tersebut  63 sudah diproses di pengadilan dan sisanya belum.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda DIY,  Kombes Pol Latif  Usman mengatakan dengan masih banyaknya  sepeda  motor  yang  belum diambil ini  tentu menjadi permasalahan tersendiri.  Selain tempat untuk sepeda motor  terbatas, juga berada di tempat  terbuka, sehingga rawan terhadap keamanan  sepeda motor tersebut.

 “Karena itu menghimbau bagi pemilik sepeda motor tersebut untuk segera  mengambilnya,”  kata Latif Usman saat memberikan keterangan soal  hasil tilang sepeda motor yang belum diambil, diDitlantas Polda DIY, Kamis (1/2/2018).

Latif menjelaskan  bagi masyarakat yang merasa motornya ditilang polisi dan  belum diambil, bisa datang langsung ke kantor Ditlantas dengan membawa  bukti dokumen kepemilikan dan keabsahan kendaraan, seperti  STNK dan SIM  serta dokumen bukti  telah menjalani sidang tilang.  Sebab  jika tidak ada surat tilang kendaraan tidak bisa diambil. 

“Untuk pengambilan sepeda motor ini tidak dibebani biaya,” tandasnya.

Latif menambahkan ada  beberapa dugaan mengapa pemilik motor  tidak mengambil kendaraannya.  Selain tidak memiliki surat sah kepemilikan.  Juga ada indikasi  hasil dari kejahatan, biasa disebut motor bodong atau barang kredit yang sudah dilimpahkan kepemilikannya.  Untuk itu, sasaran  bukan  hanya pengendara motor yang ditilang, tapi juga  masyarakat umum yang merasa pernah kehilangan sepeda motor.    

“Dugaan tersebut  bukan tanpa alasan, sebab dari koordinasi dengan pengadilan, ternyata ada yang tidak ikut sidang tilang.  Untuk itu,  jika sepeda motor ini tidak segera diambil, maka akan diserahkan ke Ditreskrim untuk pengembangan lebih lanjut,” terangnya.

Kasubdit Bingakkum Ditlantas Polda DIY Heru Setiawan menambahkan selain untuk penertiban kendaraan bermotor,  kegiatan operasi lalu lintas tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Sebab dari data yang ada tingkat pelanggaran masih tinggi.  Sehingga berkorelasi pada keamanan dan keselamatan dalam berlalu lintas. Terbukti untuk data kecelakaan lalu lintas,pada tahun 2017 meningkat 17% dibadingka tahun 2016.

“Karena itu kami akan terus menggelar operas, baik operasi rutin maupun terpusat, seperti operasi zebra, simpatik dan ramadania,” tambahnya.(wpr)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puluhan Motor hasil Tilang Menumpuk Di Halaman Ditlantas Polda DIY"

Posting Komentar