Polda DIY Tangkap Penipuan Berkedok Bansos Lewat ATM




Polda DIY menunjukkan dua tersangka penipuan berkdok bantuan sosial lewat ATM saat ungkap kasus  di Mapolda setempat, Senin (19/3/2018)


SEMBADA.ID – Polda DIY membongkar  sindikan penipuan  berkedok bantuan sosial  lewat  mesin ATM. Petugas juga mengamakan dua orang tersangka serta  uang tunai Rp29 juta dan  98 kartu ATM sebagai barang bukti  (BB).

Direkturr  Reserse Kriminal Umum (Dir Rekrimum) Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo menatakan terungkapnya  kasus  ini setelah, ada  warga  yang melaporkan terkena tipu di ATM RSA UGM Kronggahan, Trihanggo, Gamping, Sleman, 8 Maret lalu.  Dirinya didatangi seseroang yang  meminta bantuan untuk menyalurkan dana kegiatan sosial  Dimana  dana itu akan ditransfer  lewat  rekeningnya.

“Dalam melakukan aksnya pelaku menunjukkan isi  rekening  yang berisi ratusan  jutaan rupiah untuk dana bantuan.,”  kata Hadi dalam ungkap kasus di Mapolda DIY, Senin (19/3/2018).

Hadi menjelaskan  untuk menyakinkan  korban,  datang, dua orang  yang  pura-pura  tidak kenal  untuk menyaksikan  kebenaran isi rekening tersebut.  Padahal mereka itu komplotan.  Setelah korban terpengaruh,  orang tersebut meminta korban untuk mengecek ATMnya  guna mengetahui saldo miliknya sebelum  dana itu ditransfer.

“Saat mengecek ATM itu, orang tersebut melihat PINnya dan  meng hafalnya.  Kemudian meminta PIN korban  dengan alasan untuk melihat logo agar mudah dalam  mentransfer,” paparnya.

Saat itulah,  temannya mengajak ngobrol dan tanpa diketahui korban kartu ATMnya sudah diganti . Berbekal ingatannya terhadap nomor PIN milik korban, pelaku menggunakan  kartu  ATM korban  untuk melakukan tarik tunai atau transfer antar bank.

“Dari informasi ini, kami kemudian melakukan penyelidikan  serta  mengarah  pada  orang  tersebut  dan Jumat (16/3/2018)  saat menarik uang di mesin ATM  RS Bethesda berhasil menangkapnya,”  paparnya.


Namun dari tiga orang  tersebut, yang berhasil diamankan ahanya dua orang,  satu orang masih buron. Dua orang itu,  masing-masing  warga Jalan Langga, Pinrang,  WT Sawitto, Sulawesi Selatan Santianis, 59 dan  warga RT01/RW 11 Petukangan Utara,  Pesanggrahan, Jakarta Utara ,   Andi Irawan, 35. 

“ Polisi menjerat mereka pasal 363 KUHP  dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,”  terangnya.

Kabid Humas Polda DIY  AKBP Yulianto menambahlan dari hasil pemeriksaan kedua orang tersebut mengaku dari Brunnei Darussalam.  Karena itu,   untuk kasus ini  masih melakukan pengembangan . Terutama adnya  tindak pidana pencucian uang . Sebab  dimungkinan ada rekening untuk memampung uang trnsfer hasil kejahatan.(wpr)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Polda DIY Tangkap Penipuan Berkedok Bansos Lewat ATM"

Posting Komentar