Ribuan Pelari Ikuti Urban Obstacle Run Di Lanud Adisutjipto





Para pelari saat mengikuti Urban Obstacle Run di Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Minggu (4/3/2018)

  

SEMBADA.ID -  Ribuan pelari dalam dan luar negeri mengikuti urban obstacle run 2018 di pangkalan udara (Lanud) Adisutjipto Yogyakarta, Minggu (4/3/2018). Kegiatan tersebut mengambil start di halaman museum pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) komplek Lanud Adisutjipto dan finish di depan Wing Pendidikan Terbang (Wingdikter) Lanud Adisutjipto yang berada di depan bandara internasional Adisutjipto Yogyakarta.   Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal  TNI Yuyu Sutisna melepas langsung para peserta tersebut di halaman Muspusdirla.

Ada dua jenis kategori dalam lomba tersebut, yaitu  fun run 5 km dan 10 km serta obstacle perorangan dan beregu.  Fun run diikuti 1683 pelari terdiri dari  1126 pelari 5 km dan 457 pelari 10 km. Obstacle 279 pelari, terdiri dari 60 beregu atau 240 pelari, sebab satu tim beregu, 4 pelari dan dan 39 perseorangan.  Untuk obstacle sendiri, baik beregu dan perorngan selain diikuti pelari umum juga dari militer dan kepolisian.

Urban obstacle run sendiri baru dimulai pada pukul 06.00 WIB,  namun begitu, sejak pukul 04.30 WIB baik peserta untuk fun run maupun obstacle sudah berada di lokasi  start  Untuk pemberangkatan sendiri, tidak sekaligus melainkan bertahap. Di awali dari peserta fun run dan baru peserta obstacle. Tiap keberangkatan ada jeda 10 menit.  Khusus obstacle, bukan hanya berlari, namun juga harus melewati beberapa rintangan obstacle seperti di Ninja Warior.

Tercatat ada 26 rintagan obstacle yang harus mereka lewati, di antaranya lompat tali, menyeberangi sungai, melintasi rawa,  menembak dan merayap. Semua obstacle itu harus mereka lewati. Jika tidak bisa akan mengurangi nilai.  Bahkan untuk tim dari militer jika gagal melewati obstacle, bukan hanya didiskualifikasi namum juga diberi hukuman, yaitu push up. Begitu juga untuk fun run juga harus melewati rute yang telah ditentukan,  jika ada yang terlewati, akan didiskualifikasi.

Untuk penilaian sendiri, baik fun run dan obstacle berdasarkan limit waktu.  Untuk mengetahui waktu tempuh tersebut, tiap peserta dipasangi chip gelang yang terkoneksi dengan monitor panitia. Sehingga mereka terpantau secara otomatis.

Setelah menempuh waktu sekitar 1,5 jam para peserta urban oobstacle run mulai memasuki garis finish. Setelah memasuki garis finish mereka mendapatkan medali sesuai dengan kategori yang diikutinya.

Setelah itu, para peserta sambil menunggu pengumuman pemenang, disuguhi dinamis dan statis show pesawat latih TNI AU. Sehingga para peserta bisa melihat Alutsista tersebut secara langsung, termasuk bisa melihat pesawat take off dan landing di bandara internasional Adisutjipto.  Even ini menarik perhatian masyarakat umum, terbukti neski harus berhjalan kaki sekitar 1 km yaitu dari komplek Muspurdirla ke shelter Wing Dikter Lanud Adisutjipto,  mereka berbondong-bondang ingin melihat acara tersebut.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan menyambut positif adanya kegiatan tersebut, apalagi kegiatan obstacle run tersebut, baru pertama kali dilaksanakan di Indonesia dan mendapat sambutan yang luar biasa dari para penghobi olahraga lari. Terbukti event tersebut diikuti 2000 lebih peserta. Bukan hanya dari Indonesia namun juga manca negara.


“Melihat animo peserta yang cukup besar, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi kalender rutin tiap tahun,” kata Hadi Tjahjanto dalam sambutannya yang dibacakan KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna.

Selain itu, juga dapat neningkatkan prestasi dan mencari bibit  atlet yang nantinya dapat berkiprah di tingkar nasional dan internasional serta mengembangkan pariwisata di Yogyakarta. “Yang terpenting lagi olahraga lari ini juga bentuk  wujud kepedulian TNI, khususnya TNI AU dalam menjaga lingkungan dari polusi udara,” ungkapnya..

Danlanud Adisutjipto Yogyakarta Marsma TNI Novyan Samyoga menambahkan selain untuk meningkatkan kecintaan olahrga lari, kegiatan ini juga untuk mendekatkan TNI dan masyarakat sekaligus mengenalkan dunia kedirgantaraan, terutama di Lanud Adisutjipto.  

“Dimana para peserta dapat melihat dari dekat  alutsista dan atraksi utara serta yang berhubunga dengan kedirgantaraan   Termasuk  dapat melihat langsung aktivitas take off fan landing pesawat di bandara,” tambahnya. (wpr)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ribuan Pelari Ikuti Urban Obstacle Run Di Lanud Adisutjipto"

Posting Komentar