UII Yogyakarta Tolak UU MD3


Rektor UII Nandang Sutrisno memberikan pernyataan tentang sikap UII yang menolak UU MD3 di Yogyakarta, Kamis (22/3/2018)

SEMBADA.ID -  Universita Islam Indonesia (UII) Yogyakarta menyatakan dengan tegas menolak UU No 2/2018 tentang perubahan UU No 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3).  Penolakan ini bukan tanpa alasan. Selain menimbulkan penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Juga ada beberapa pasal yang akan mengancam demokrasi dan menjadi otoriter, antikritik serta membungkam kebebasan berekpresi.
 “Karena itulah sebagai entitas akademik, kami (UII) perlu memberikan tanggapan dan pernyataan sikap atas  disahkannya UU MD3 sebagai tanggungjawab sosial akademik,” kata Rektor UII Nandang Sutrisno soal sikap  UII terhadap UU MD3, di Yogyakarta, Kamis (22/3/2018).
 Menurut Nandang beberapa pasal yang terbukti menimbulkan keresahan, antara lain pasal 73, 122 dan 245 yang mengatur soal pemanggilan paksa seseorang, kewenangan MKD dan persetujuan tertulis dari presiden saat memanggil anggota dewan yang terkena pidana.  Pasal lainnya, yaitu pasal  15,  84, 260 dan 249  tentang penambahan pimpinan dewan,  wakil ketua MPR sdan pimpinan DPD serta menambah kewenangan DPD untuk mengevaluasi perda dan raperda.
 “Beberapa perubahan di atas, patut  mendapatkan catatan kritis dan obyektif secara akademis. Sebab perubahan itu bertentangan dengan aturan yang ada,” tandas Nandang.
Untuk itu, UII menolak ketentuan pasal-pasal UU MD3 yang berpotensi menimbulkan mal praktik dalam pelaksanaan dan memuat norma penambahan kursi pimpinan DPR, MPR dan DPD.  Selain menolak juga meminta kepada presiden untuk menghentikan manuver politik terhadap UU MD3 itu.
“Kami juga mendesak presiden untuk mengeluarkan Perppu yang intinya mengubah bebeberapa norma di atas demi terwujudnya iklim demokrasi yang baik, peningkatkan performa lembaga perwakilan (MPR, DPR, DPD) dan efisiensi anggaran,”  tegasnya.
Ketua Lembaga Eksekutif Mahasiswa FH UII Billy Elanda menambahkan mendukung tindakan kampus UII yang menolak UU MD3 tersebut.  Sebagai bentuk dukungan mahasiswa UII siap turun ke jalan menyuarakan penolakan tersebut. Bahkan sebelum secara resmi UII menolak UU MD3, LEM FH UII sudah menyatakan menolak  UU MD3 itu.(wpr)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "UII Yogyakarta Tolak UU MD3"

Posting Komentar