5 PTN DIY Sediakan 6644 Kursi SBMPTN




Jajaran panitia lokal SBMPTN wilayah Yogya memberikan keterangan soal kuata kursi dalam SBMPTN 2018 di ruang sidang senat UNY, Selasa (24/4/2018).

SEMBADA.ID – Lima perguruan tinggi negeri (PTN), yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Pembangunan Nasional  (UPN) Veteran, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga dan Institite Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta akan menyelenggarakan seleski bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) 2018 di wilayah DIY. 
Panitia lokal (panlok) 46 wilayah DIY tahun ini menyediakan 6644 kursi untuk calon mahasiswa baru melalui jalur ini. Pendaftaran sendiri sudah dibuka secara online, mulai 5-27 April. Seleksi dilaksanakan 8 Mei. Untuk seleksi dua dua model. Yakni ujian tulis berbasis Komputer (UTBK) dan ujian tulis berbasis cetak (UNBC).  Bagi yang memilih program studi seni dan olahraga, selain ujian tulis juga akan ada ujian keterampilan. Hasilnya akan diumumkan 3 Juli. 
Ketua Panlok 46 Margana mengatakan baik UNBK maupun UNBC akan dilaksanakan di lima PTN tersebut. Hanya saja karena keterbatas tempat,  untuk UNBK  baru dapat menampung 1845 peserta.  Yaitu di UNY, 470 peserta, UGM, 810 peserta, UIN, 240 peserta, UPN, 300 peserta dan ISI, 25 peserta serta untukUNBC melibatkan perguruan tinggi atau sekolah mitra.

“Koordinator Panlok 46 DIY, yakni UNY,” kata Margono.


Margono menjelaskan 6644 kursi di Panlok 46, masing-masing, UGM 2842 kursi, UNY, 1648 kursi, UPN Veterann, 1214 kursi, UIN Sunan Kalijaga 526 kursi dan ISI, 414 kursi.  Jumlah kursi, selain UNY kuota tersebut 35% dari daya tampung,  empat PTN lainnya merupakan 40% dari daya tampung di perguruan tinggi tersebut.


“Pelaksanaan UTBC Sainstek akan dilaksanakan di UGM dan di ISI. Sementara test bidang soshum diselenggarakan di UPN dan UNY. Sedangkan di UIN Sunan Kalijaga akan ada ujian bidang campuran,” paparnya.

Panlok 46 Yogyakarta memprediksi jumlah pendaftar SBMPTN 2018 yang mendaftar mencapai 42 ribu peserta. Jumlah ini meningkat dibanding tahun lalu yang hanya berjumlah 39 ribu peserta.

 "Kami siapkan 43.500 kursi sebagai antisipasi menampung seluruh peserta yang akan ikut SBMPTN," jelasnya.

Margono mengatakan karena tingkat persaingan untuk memperebutkan kursi SBMPTN ketat, sebab antara kuota dengan jumlah pendaftar tidak sebanding, maka akan melakukan pengawasan ketat. Termasuk dalam mengantisipasi adanya kecurangan, terutama joki maupun dalam bentuk lain. Di antaranya akan mengacak sinyal dan melarang membawa alat komunikasi.

“Kami juga meminta peserta hati-hati, jika ada yang menawari bisa meloloskan mereka dengan imbalan uang tertentu. Sebab lolos dan tidaknya tergantung nilai tes mereka,” paparnya.


Kepala Humas dan Protokol UGM Iva Ariani menambahkan untuk SBMPTN ini, tidak menyedikan kuota khusus bagi difabel. Namun begitu, saat pelaksanaan ujian akan memberikan fasilitas bagi mereka saat tes.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5 PTN DIY Sediakan 6644 Kursi SBMPTN"

Posting Komentar