Calon Jamaah Umroh Laporkan Abu Tour Ke Polda DIY




Calon jamaah umroh melaporkan  biro perjalanan umroh dan haji Abu Tour Cabang DIY ke Polda DIY  karena dugaan penipuan, pengelapan dan TPPU program umroh dan haji, Kamis (12/4/2018),


SEMBADA.ID -  Ratusan jamaah umroh mendatangi Polda DIY melaporkan biro perjalanan umroh dan haji Abu Tour cabang DIY, Kamis (12/4/2018).  Abu Tour dilaporkan karena telah melakukan wanprestasi, sebab tidak menepati janji untuk keberangkatan mereka berumroh.  Tercatat ada 381 calon jamaah umroh dan haji di DIY yang  mendaftar melalui Abu Tour cabang DIY yang ada di Kricak, Tegalrejo, Yogyakarta.  Mereka rata-rata menyetor dana Rp15-31 juta per orang, sehingga total uang yang telah disetor mencapai Rp6 miliar lebih.

Salon jamaah umroh warga Jalan Kaliurang Km 10 Ngaglik, Sleman, Ikwan Jati Gunawan, 40 mengatakan  mendaftar umroh di Abu Tour DIY, Mei 2017 lalu atau saat launching Abu Tour  DIY.  Ia mendaftar bersama keluarganya sebanyak 5 orang, per orang Rp16 juta, sehingga secara keseluruhan menyetor Rp80 juta.  Mereka dijanjikan akan diberangkatkan umroh pada tahun 2018, sehingga diminta memilih akan berangkat bulan apa.

“Atas tawaran itu, saya memilih berangkat bulan Februari. Tetapi ada maklumat pemberangkatan umroh Februari  ada penudaan dan bagi yang akan berangkat diminta tambahan Rp15 juta perorang,” kata Ikwan usai melaporkan kasus tersebut di Mapolda DIY, Kamis (12/4/2018).

Ikwan mengatakan karena ada tambahan dan juga ada pengumuman adanya pembekuan izin Abu Tour pada bulan Februari, memutuskan tidak berangkat, apalagi dengan telah dicabutnya izin Abu Tour sudah tidak memiliki wewenang untuk keberangkatan umroh dan haji. Untuk itu berharap uang mereka dikembalikan.

“Selain itu, karena sudah merugikan banyak jamaah kami juga meminta kasus tersebut  diproses hukum,”  ungkapnya.

Menurut Ikwan sebenarnya untuk penyelesaian kasus ini sudah ada mediasi yang difaslitas ombudsmen perwakilan DIY. Hanya saja dalam mediasi tersebut tidak menemukan titik temu. Sebab Abu Tour hanya mengirimkan perwakilan cabang Semarang  yang tidak memiliki kebijaka untuk memutuskan perkara tersebut.

“Setelah itu tidak ada komunikasi lagi, apalagi sejak Februari perwakilan Abu Tour DIY juga sudah ditutup,” terangnya.

Dir Reskrimum Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo mengatakan  setelah menerima laporan,  atas dugaan  penipuan pengelapana dan TPPU uang calon jamaah umroh dan haji yang dilakukan Abu Tour,  pihaknya segera akan membentuk tim kecil untuk kasus ini. Dimana tim tersebut akan melakukan penyidikan laporan, penyelidikan di tempat lain dan Abu Toir serta mengumpulkan dan mencari aset Abu Tour di DIY, sebab beberapa asetnya ada di wilayah DIY. (sindonews)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Calon Jamaah Umroh Laporkan Abu Tour Ke Polda DIY "

Posting Komentar