Curat Marak, 60 Tersangka Diamankan


Para tesangka  pencurian dengan pemberatan (curat) diperlihatkan Polda DIY hasil gelar operasi curat progo 2018 di Mapolda setempat,  Rabu (18/4/2018)

SEMBADA.ID  -  Masyarakat DIY diminta hati-hati dan waspada saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong  atau menerima tamu yang belum dikenal.  Sebab keadaan tersebut, sering dimanfaatkan untuk melakukan tindak kejahatan.  Terutama pencurian dan pemberatan (curat).  Data Polda DIY saat menggelar operasi curat progo 2018 selama 14 hari, yaitu mulai 3-16  April lalu, berhasil mengungkap 41 kasus dan mengamnkan 60 tersangka. Dari jumlah itu terbanyak kasus curat di rumah kosong.


Modus operasi mereka, biasanya mengamati sasarannya terlebih dahulu. Selain itu, ada juga yang berpura-pura datang sebagai tamu dan ada mencongkel pintu rumah. Setelah berhasil masuk, para pelaku langsung mengambil barang-barang berharga milik korbannya.



“Karena itu kami minta masyarakat berhati-hati saat meningalkan rumah  dalam keadaan kosoang dan menerima tamu  yang belum dikenal,”  kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskirmum) Polda DIY
Kombes Pol Hadi Utomo di Mapolda DIY,  soal  hasil  gelar  operasi curat progo 2018 di Mapolda setempat,  Rabu (18/4/2018).


Hadi menjelaskan himbauan ini  bukan tanpa alasan. Selain curat sebagain besar terjadi di rumah kosong yang ditinggal penghuninya dan dalam melakukan aksinya juga nekat,   Para pelaku tindak pidana curat  tersebut, mayoritas berasal dari luar  wilayah DIY. Seperti dari Semarang, Surabaya dan Purbalingga.

“Para tersangka tidak pandang bulu dalam menentukan target operasi. Jika terdapat rumah kosong dan lampu dalam keadaan menyala pada siang hari langsung dibobol. Termasuk rumah milik perwira tinggi Polri pun tidak lepas dari sasaran para pelaku,”  paparnya.

Selain mengamankan tersangka, dalam operasi curat progo tersebut petugas juga mengamankan barang bukti yang digunakan untuk melakukan  tindak  pidana maupun hasil dari kejahatan mereka,
seperti mobil, motor, perhiasan, dan barang berharga lainnya.

“Jumlah barang bukti yang berhasil diamankan ada 109 item,”  ungkapnya.


Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yulianto menambahkan dari 41 kasus yang diungkap tersebut, terdiri dari 20 kasus target operasi (TO) dan 21 kasus non target operasi (NTO). Sedangkan dari 60 tersangkat, 33 merupakat TO dan 27 NTO.  Untuk 109 barang bukti, 64 TO dan 45 NTO.


“Kasus terbanyak di Sleman,  13 kasus dan paling sedikit di Gunungkidul 4 kasus,”  tambahnya.


Menurut Yulianto, jika dilihat dari kuantitas kasus yang berhasil diungkap selama operasi curat progo, dapat dikatakan cukup tinggi.  Karena itu, dengan adanya kegiatan ini, selain untuk menekan kasus kriminalitas,  juga untuk menciptakan  situasi  yang kondusif,  tertib dan aman di wilayah hukum Polda DIY.  Bagi tersangka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Yang lebih penting lagi, para pelaku jera,”  tandasnya. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Curat Marak, 60 Tersangka Diamankan"

Posting Komentar