Korem Pamungkas Amankan DPO Pemalsu Dokumen Tanah TNI


Danrem 072 Pamungkas memberikan keterangan tertangkapan DPO pemalsuan dokumen tanah TNI AD di Jalan Jalan Kaliurang KM  5,8, Caturtunggal, Depok, Sleman. Toto Junaidi alias Joned, 56 di Makorem  setempat, Selasa (17/4/2018).


SEMBADA.ID - Korem 072 Pamungkas  Yogyakarta berhasil mengamankan buronan pelaku pemalsuan dokumen tanah milik TNI  AD di Jalan Kaliurang KM  5,8, Caturtunggal, Depok, Sleman. Toto Junaidi alias Joned, 56.  Warga Jalan Anggajaya, Sranggahan, Condongcatur, Depok, Sleman itu diamankan tim khusus Korem 072 Pamungkas di Pondok ,Trimurti, Srandakan, Bantul,  Senin (16/4/2018) malam.


Joned  menjadi  buron karena saat akan dimintai keterangan sebagai tersangka oleh Mabes Polri satu bulan lalu tidak pernah hadir.  Status tersangka setelah sidang praperadilan di PN Jakarta Pusat, 27 Februari lalu menolak gugat Joned atas tanah tersebut dan pasca putusan itu menghilang, sehingga ditetapkan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Muhamad Zamroni mengatakan, setelah mengetahui Joned menjadi buron, kemudian memerintahkan jajaran intelijen membentuk tim khusus untuk melakukan pencarian.  Setelah melalui operasi gabungangan selama dua hari, akhirnya berhasil menegamankan Joned di daerah Srandakan, Bantul


“Saya bangga dan salut dengan kinerja aparat intelijen yang dengan sigap bisa segera menemukan saudara Toto Junaidi yang ditetapkan sebagai DPO,” kata Danrem usai coffe morning dengan jajaran media di Makoren setempat, Selasa (17/4/2018).

Zamroni menjelaskan setelah berhasil menangkap Joned langsung melakukan koordinasi dengan Mabes Polri yang menangani perkara tersebut.  Setelah tim mabes Polri datang, tersangka akan diserahkan untuk proses hukum selanjutnya.

“Operasi ini sifatnya hanya membantu mempercepat penangkapan tersangka karena kasus yang melibatkan warga Condongcatur, Sleman ini sudah berlangsung cukup lama,” terangnya


Kasi Intel Korem 072/Pamungkas Kolonel Kav Wiratno SH menambahkan  keberhasilan operasi pencarian buron Toto Junaidi karena tim telah menguasai medan. Selain itu, timnya juga memiliki data lengkap yang berkaitan dengan tersangka.

“Kami juga yakin sadara Toto Junaidi tidak akan jauh,” tambahnya

Kasubdit  IV Ditreskimum Mabes Polri Kombes Pol Surawan menjelaskan karena untuk kasus ini sudah melakukan pemberkasan, maka setelah ditangkap tinggal pemeriksaan dan pelimpahan ke Kejaksaan Agung (kejagung) untuk proses hukum berikutnya.  Tersangka dijerat pasal 166 KUHP tentang keterangan palsu dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Sengketa lahan di Jl Kaliurang sendiri berlangsung cukup lama. TNI AD mengklaim kehilangan aset di kawasan itu selama 13 tahun. Lahan sengketa terdaftar dalam Inventaris Kekayaan Milik Negara (IKMN) No. Reg.  307320026 sejak tahun 1989. Persoalan mengemuka saat Lie Fong Moij mengklaim sebagai pemilik lahan dibuktikan dengan sertifikat No. SHM 11178 dan SHM 11179. Tanah dibelinya dari TJ sebesar Rp 11 miliar pada 2005.


TNI AD bersama tim penyidik Bareskrim Mabes Polri, menemukan ada indikasi penyalahgunaan Letter C yang membuat TNI kehilangan aset. Hasil penyidikan tim Bareskrim akhirnya menetapkan Joned sebagai tersangka. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Korem Pamungkas Amankan DPO Pemalsu Dokumen Tanah TNI"

Posting Komentar