Lestarikan Permaianan Tradisional Anak Lewat Festival




SEMBADA.ID – Berbagai macam permainan tradisonal anak  dikhawatirkan  hanya  tinggal nama. Indikasinya anak-anak sekarang lebih akrab dengan gedget dibandingkan dengan  permainan tradisional tersebut. Jika ini dibiarkan tentunya tidak menutup kemungkinan permainan tradisional tersebut  bukan hanya tidak dikenal namun juga hilang,  Untuk itu, pemkab Sleman terus berupaya melestarikan permainan tradisional, satu di antaranya dengan menggelar festival dolanan anak 2018, di lapangan Denggung, Tridadi, Sleman, Selasa (24/4/2018).

Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretaris Daerah Sleman Arif Haryanto mengakui anak-anak zaman sekarang lebih sering menghabiskan waktunya dengan gadget dibandingkan bermain permainan tradisonal, jika hal ini terus dibiarkan maka generasi akan datang tidak mengenal mengenal budayanya termasuk dolanan anak.  

“Padahal permainan tradisional tidak hanya sebuah permainan melainkan didalamnya terdapat nilai-nilai luhur yang akan terbawa dalam pola kehidupannya sehari- hari.  Anak akan belajar nilai sportivitas, kerjasama, gotong royong, dan sebagainya dapat diperoleh dengan berbagai macam dolanan anak," kata Arif saat membuka festival dolanan anak itu.

Menurut Arif karena kegiatan seperti ini penting, maka hal yang sama harus terus dilakukan di tahun-tahun mendatang atau digelar secara berkelanjutan, termasuk dikemas lebih menarik lagi. Dengan begitu tentunya bukan hanya sebagai sarana pelestarian budaya, tetapi dapat menjadi produk wisata yang bernilai ekonomis.


Kepala dinas kebudyaan Sleman Aji Wulantara mengataka bahwa Festival Dolanan Anak tersebut untuk menjaga eskistensi kesenian dolanan anak ditengah era globalisasi ini. Selain itu juga melalui festival tersebut aji mengajak kepada masyarakat untuk menumbukan rasa cinta terhadap kesenian dolanan anak.

“Dengan memberikan ruang untuk berekspresi, ia berharap kepada seniman dan masyarakat pada umumnya untuk terus mengembangkan dan melestarikan seni khususnya terkait dengan dolanan anak,” tambahnya.(sbd)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lestarikan Permaianan Tradisional Anak Lewat Festival"

Posting Komentar