Pelaku Kejahatan Seksual Akan Dikebiri




Menteri PPPA Yohana Susana Yembise menjadi keynote speaker dalam seminar nasional  “Peran Perempuan dalam Mendidik Generasi Era Revolusi Industri 4.0” di Universitas Negeri Yogyakarta.(UNY), Senin (23/4/2018) .


SEMBADA.ID – Para pelaku kejahatan seksual kepada anak  maupun orang dewasa dipastikan akan mendapatkan sanksi atau hukuman ganda atas perbuatannya. Bukan hanya hukuman penjara namun juga akan dikebiri. Kepastian ini setelah  adanya peraturan pemerintah (PP)  sebagai implementas UU No 17/2016 tentang Perlindungan Anak. Selain untuk memberikan perlindungan hukum, adanya sanksi ini juga diharapkan dapat membuat efek jera.

Menteri PPPA Yohana Susana Yembise mengatakan meski untuk membuat regulasi ini membutuhkan waktu yang lama dan rumit, sebab harus melibatkan antar kementerian, namun akhirnya PP yang mengatur sankai bagi pelaku kejahatan seksual dapat disepakati. Sehingga dengan adanya aturan ini, maka penegak hukum sudah dapat menerapkan  bagi para  pelaku kejahatan seksual.

“Sekarang untuk penerapannya tergantung para penegak hukum,”  kata Yohana usai menjadi keynote speaker dalam seminar nasional  “Peran Perempuan dalam Mendidik Generasi Era Revolusi Industri 4.0” di Universitas Negeri Yogyakarta.(UNY), Senin (23/4/2018) .

Yohana menjelaskan sebenarnya di beberapa kasus kejahatan seksual  yang terjadi di beberapa daerah, para penegak hukum sudah mengunakan UU ini.  Dimana para pelaku ada yang divonis hukuman mati, seumur hidup atau pun penjara puluhan tahun. Namun untuk hukuman kebiri belum dilaksanakan.

“Karena itu, setelah adanya PP  ini, bisa digunakan untuk tambahan hukuman kebiri,” paparnya.

Hanya saja, untuk hukuman kebiri ini, baru dapat dilaksanakan setelah  masa hukuman penjara pelaku kejahatan seksual  itu sudah akan selesai. Apakah itu 15 tahun atau 20 tahun dan sebelum keluar bisa dikebiri.  Ini dilakukan sebagai bentuk rehabilitasi sosial kepada para pelaku sekaligus respon dari ratusan surat yang meminta agar pelaku kejahatan seksual dikebiri. Termasuk untuk membuat efek jera.
“Jadi mereka yang melakukan kejahatan seksual, sebelum keluar akan dikebiri,” tandasnya.

Menurut Yohana meski saat penegak hukum dalam memberikan hukuman sebelumnya tanpa ada tambahan hukuman kebiri, namun setelah adanya PP ini, maka hukuman itu bisa dilaksanakan. Apalagi ada yang meminta agar pelaku itu dikebiri.  Sehingga hal tersebut bisa menjadi pertimbangan penegak hukum untuk kebiri.

“Dari ratusan surat yang masuk kebanyakan kasus pedofil,”  ungkapnya.

Wakil ketua DPRD Sleman Inoki Azmi Purnomo mengatakan mendukung dengan adanya sanksi ganda bagi para pelaku kejahatan seksual tersebut.  Diharapkan dengan adanya sanksi yang berat ini dapat menekan  kasus kejahatan seksual. Untuk itu, aparat penegak hukum harus berani dan terus didorong untuk  implementasi dalam penerapan UU tersebut bagi para pelaku kejahatan seksual.(koran sindo) 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pelaku Kejahatan Seksual Akan Dikebiri"

Posting Komentar