Temu Hati Anak Sleman Sarana Kembangkan Potensi Anak


Bupati Sleman Sri Purnomo saat membuka temu hati anak Sleman ke 8 di Java Village Resort, Pandowoharjo, Sleman, Sabtu (28/4/2018)

SEMBADA.ID – Pemkab Sleman tahun ini kembali menggelar temu hati anak Sleman di di Java Village Resort, Pandowoharjo, Sleman, Sabtu (28/4/2018). Bupati Sleman Sri Purnomo membuka langsung kegiatan tersebut. Kegiatan yang diadakan rutin setiap tahun, sejak 2010 tersebut, selain untuk  sebagai implematasi kabupaten layak anak (KLA)  sekaligus sarana  mengembangkan potensi anak di Sleman. Temu Hati Anak Sleman sendiri akan berlangsung selama dua hari, yaitu Sabtu-Minggu (28-29/4/2018).

Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan selain sebagai bentuk komitmen Sleman terhadap pembangunan  kesejahteraan dan perlindungan anak, acara ini sekaligus memberikan wahana anak-anak di Sleman dalam menunjukkan kreativitas  mereka, termasuk pembelajaran dalam pembentukan kepemimpinanan (character building).

“Karena itu para peserta harus  memanfaatkan kegiatan ini untuk mengembangkan potensi diri, berlatih dan mencari pengalaman sebagai pemimpin sesuai dengan bakat, minat dan keahlian masing-masing,” kata Sri Purnomo dalam sambutannya.

Sleman sendiri, terus berupaya untuk memberikan perlindungan dan memenuhi hak-hak anak. Di antaranya dengan mewujudkan kabupatan layak anak (KLA).  Kebijakan KLA ini merupakan pendekatan yang komprehensif dan holistik, didalam memenuhi hak anak secara mendasar, yaitu hak untuk hidup, tumbuh dan berkembang, hak untuk berpartisipasi dan dilindungi.

“Untuk KLA ini Sleman sudah mencapai tingkat Madya. Sehingga terus akan meningkatkan capaian, yaitu kategori tingkat utama,” paparnya.

  
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Sleman Mafilindati Nuraini menambahkan untuk  pemenuhan hak anak  tersebut di antaranya dengan mengembangkan  Klaster Hak Sipil  dan Kebebasan, Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif, Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan, Pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya, serta Perlindungan Khusus.

“Pemenuhan Hak Sipil dan Kebebasan, diantaranya dilaksanakan dengan pemenuhan hak partisipasi anak melalui pembinaan Forum Anak Sleman,” tambah mantan  kepala dinas kesehatan (Dinkes) Sleman tersebut.(sbd)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Temu Hati Anak Sleman Sarana Kembangkan Potensi Anak"

Posting Komentar