Pesta Sabu 8 Mahasiswa Diamankan Polda DIY




Delapan mahasiswa penguna sabu ditunjukkan petugas saat ungkap kasus di Mapolda DIY, Jalan Pajajaran (ringroad utara), Condongcatur, Depok, Sleman,  Rabu (16/5/2018)


SEMBADA.ID – Polda DIY mengamankan 8 mahasiswa  usai pesta sabu di daerah Kledokan Gang 5 No 27 Caturtunggal, Depok, Sleman.  Lima mahasiswa  masing-masing  LPM, (24), HZJ (23), JS (20) AS (20) dan  WO (22) diamankan 10 April dan tiga mahasiswa,  EPP (20), DN (22) dan AKD (22)  diamankan 11 April. Tujuh mahasiswa itu berasal dari NTB dan satu mahasiswa DN berasal dari Sumatera Barat (Sumbar).  Dari delapan orang itu, AKD berjenis kelamin perempuan lainnya laki-laki.


Selain menangkap pelaku, petugas  juga mengamankan barang bukti (BB) berupa 1 pipet kaca bekas untuk konsumsi sabu, 1 buah jarum suntik, 1 buah korek gas dan 5 pipet plastik bekas untuk mengkonsumsi sabu.


“Pengamanan ini hasil informasi dari masyarakat  jika di tempat tersebut  untuk transaksi dan penyalahgunaan narkoba,” kata Direktur  Reserse Narkoba (Dir  Resnarkoba) Polda DIY Kombes Pol Wahyu Widarto saat ungkap kasus di Mapolda DIY, Jalan Pajajaran (ringroad utara), Condongcatur, Depok, Sleman,  Rabu (16/5/2018)


Berdasarkan penyelidikan sejumlah pelaku ada yang baru sekali mengkonsumsi narkoba dan ada yang lebih dari dua kali. Alasan para pelaku mengkonsumsi sabu hanya ingin mencoba-coba dan sambil mengisi kekosongan waktu. Mereka memesan sabu dengan cara transfer ke rekening dan barang ditaruh di sebuah alamat untuk diambil.


“ Dalam sekali transaksi, pelaku membeli 0,5 gram sabu seharga Rp600.000. Meraka membeli secara patungan dan dikonsumsi secara bersama-sama. Ada satu orang yang mengetahui jaringan pengedar yakni palaku LPM,"  jelasnya.


Mengani indikasi jaringan narkotika, Wisnu belum bisa memberikan keterangan, sebab masih dalam pengembangan.  Status kedelapan mahasiswa tersebut masih sebagai pemakai. Mereka  dijerat pasal 112 ayat 1 UU No  36/ 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman empat sampai enam tahun penjara.


“Untuk pengembangan kasus ini mereka di tahanan Polda DIY,”   paparnya.


Tersangka AKD mengaku baru sekali ini mengonsumsi narkoba. Ia mengaku hanya diajak oleh rekan-rekannya. "Sudah kenal karena satu daerah dan diajak, pertama nolak terus mau. Baru sekali ini," akunya.


Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto menambahkan untuk menghindari kasus serupa, menghimbau agar  induk semang atau pemilik kos peduli dan selali  memperhatikan anak kosnya. Sebab induk semang merupakan pengganti orangtua saat mahasiswa tersebut menempuh pendidikan. Sehingga induk semang pun memiliki tanggung jawab moril.

“Selain itu,  lingkungan RT dan  RW juga harus turut berperan aktif untuk menciptakan keamanan,” harapnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pesta Sabu 8 Mahasiswa Diamankan Polda DIY"

Posting Komentar