Polres Sleman Periksa Anak Dihukum Mandi Oli




 ALD (kiri) saat diminta keterangan petugas unit PPA Polres Sleman di ruang PPA Polres setempat, Selasa (1/5/2018). Foto Ist


SEMBADA.ID-Polres Sleman melakukan pemeriksaan terhadap warga Bayeman, Bangungkerto, Turi, Sleman, ALD, 14  yang videonya sempat viral karena mengguyur diri dengan oli bekas, Selasa (1/5/2018).  ALD melakukan itu, karena diduga dituduh mencuri pedal persneling motor di sebuah bengkel motor di Dusun Sangurejo, Desa  Wonokerto, Kecamatan Turi oleh pemilik bengkel, Kamis (26/4/2018) lalu.


ALD datang ke Polres Sleman didampingi pamannya Sunardi dan dua pemuda perwakilan karang taruna dusun setempat. ALD sendiri diperiksa di ruang unit  perlindungan perempuan dan anak (PPA) Polres Sleman. Hanya saja untuk pemeriksaan tersebut petugas belum bisa memberikan keterangan.


Paman ALD, Sunardi, 40  mengatakan pemeriksaan ini merupakan lanjutan proses pemeriksaan sebelumnya. Sebab petugas sudah datang di rumah ALD, Senin (30/4/2018).  namun karena sudah malam, diminta datang ke Polres Selasa (1/5/2018).

“Kedatangan ke Polres ini untuk memenuhi  panggilan,  katanya mau dimintai  keterangan," kata Sunardi.

Pemuda Karangtaruna Bayeman, Azi Solihin mengatakan  sebenarnya setelah peristiwa itu, keluarga ALD sudah menemui pemilik bengkel dan minta maaf atas  tindakan ALD yang mengambil onderdil. Pemilik bengkel pun  memaafkan, termasuk  juga minta  maaf telah menghukumnya mandi oli. Sehingga permasalahan dianggap sudah selesai.

“Meski begitiu  tetap  akan mengikuti  proses  hukum yang  berlaku.,”  kata Solihin

Solihin menambahkan adanya video yang viral di media sosial tersebut,  banyak yang bersimpati. Terbukti tamu  terus berdatangan untuk bersilaturahmi  menemui ADL, termasuk memberikan santuanan. Mereka  yang  datang  bukan hanya dari dalam kecamatan, namun luar kecamatan  Turi bahkan ada yang dari Magelang, Jawa Tengah.

"Mungkin orang-orang kasihan setelah melihat video itu,” ungkapnya.

Menurut Solihin, ADL ini anak  yatim piatu.  Karena kedua orang tuanya sudah meninggal.  Bapaknya meninggal jatuh dari pohon pada 2015 dan ibunya belum lama ini meninggal karena sakit.

“Ibunya ALD,  meninggal  belum ada 100 hari,” jelasnya.(sbd)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Polres Sleman Periksa Anak Dihukum Mandi Oli"

Posting Komentar