Salat Dhuha dan Sarapan Pagi Awali UN SD Di Sleman


Bupati  Sleman Sri Purnomo meninjau pelaksanaan UN SD di SD Muhammadiyah Sleman,  Kamis (3/5/2018)


SEMBADA.ID – Salat Dhuha dan sarapan pagi mengawali pelaksanaan ujian nasional tingkat sekolah dasar (SD) hari pertama di Sleman, Kamis (3/5/2018).  Hal tersebut seperti yang dilakukan SDN Susukan, Margokaton, Susuka, Sleman.  Dimana siswa peserta UN sudah tiba di sekolah pada pukul 06.00 WIB dan pada pukul 06.15 melaksanakan sholat dhuha, setelah itu dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama. Jumlah siswa di SD ini ada 53 siswa, 20 laki-laki dan 33 perempuan. 

“Ya ini memang sudah menjadi program kami, selain persiapan materi juga mental,”   kata kepala sekolah SDN Susukan Endi Sudarmi, saat menerima pantauan wakil bupati Sleman Sri Muslimatun di sekolah itu, Kamis (3/5/2018).

Jumlah keseluruhan peserta UN SD di Sleman tercatat ada 14976 siswa, mereka berasal dari 501 SD (279 negeri dan 122 swasta) serta 20 MI (2 negeri dan 18 swasta).  Secara umum dalam pantau UN hari pertama di Sleman berjalan lancar  dan tidak ada laporan soal teknis maupun kecurangan dalam pelaksanaan UN SD tersebut.

UN SD sendiri akan berlangsung selama tiga hari, Kamis-Sabtu (3-5/5/2018). Hari pertama yang diujikan pelajaran Bahasa Indonesia. Hari kedua, Matematika dan hari ketiga IPA. UN  mulai pukul 08.00-10.00 WIB.

“Dari pantauan UN hari pertama berjalan lancar tanpa hambatan dan masalah yang berarti, baik distribusi soal sampai dengan pelaksanaan,” kata bupati Sleman Sri Purnomo usai melakukan pemantau UN SD hari pertama.

Sri Purnomo sendiri melakukan pantaua  di SD Muhammadiyah Sleman, SDN Kadisobo, Jogokerten, Sleman bersama Sekda Sleman Sumadi dan kepala dinas pendidikan Sleman Sri Wantini. Selain bupati, wakil bupati Sleman Sri Muslimatun juga melakuka pemantau di beberapa SD, di antaranya  SDN Susukan dan SDN  Balangan I Minggir.  (sbd)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Salat Dhuha dan Sarapan Pagi Awali UN SD Di Sleman"

Posting Komentar