UII Siapkan Mahasiswa Hadapi Era Disrupti






Alumni FE UII 1986 Achmad Baslan menjadi pembicara kuliah umum kuliah umum kepempimpinan dan kewirausahaan, kreatif fi era distruotif di gedung kuliah umum Prof Dr Sardjito kampus terpadu UII, Senin (14/5/2018).


SEMBADA.ID – Arus globalisasi sudah tidak terbendung masuk ke Indonesia. Disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dunia kini memasuki era revolusi industri 4.0, yakni menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, dan lain sebagainya atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation. Menghadapi tantangan tersebut, mahasiswa dituntut untuk berubah, bukan hanya  menjadi generasi masa depan yang berkualitas namun juga harus kreatif.


Ini penting, sebab di era disruptif  diprediksikan akan ada 5000 jenis pekerjaan yang hilang dan digantikan 10000 jenis pekerjaan baru yang berbasis teknologi. Sehingga ini menjadi tantangan bagi mahasiswa.  Untuk itu, UII memberikan bekal mahasiswa guna menghadapi hal tersebut, yaitu dengan menggelar kuliah umum kepempimpinan dan kewirausahaan, kreatif fi era distruotif di gedung kuliah umum Prof Dr Sardjito kampus terpadu UII, Senin (14/5/2018).

Wakil Rektor I UII Ilya Fadjhar Maharika membuka langsung kegiatan ini. Dua praktisi di hadirkan, yaitu pendiri yayasan konservasi BnR Achmad Baslan alumni FE UII 1986 dan sutradara Fajar Nugroho alumni FH UII 1988.

Ilya Fadjhar Maharika mengataka  selain untuk memberikan wawasan  tentang era distruptif  bagi mahasiswa, acara ini juga bentuk komitmen UII untuk membangun kompetensi mahasiswa menjadi insan ulil albab melalui integritas human kenowledge. Yakni mengintegrasikan pengetahuan menjadi manusia yang utuh, sehingga tidak adalagi pengetahuan berbeda-beda dan memecah persatuan manusia.

“Diharapkan mahasiswa dapat memanfaatkan kegiatan ini,”  kata Ilya.


Achmad Baslan atau yang akrab dipanggil Bang  Boy  menyampaikan mahasiswa harus mampu berfikir kreatif dan  tidak ragu mencoba sesuatu yang baru serta mampu menjadi pionner dalam kreatif dan inovasi.

Fajar Nugroho mengatakan selain mengembangkan hobi, hal yang lebih penting lagi, yakni harus tekun dan terus belajar serta memanfaatkan peluang, berinisiatif, berkreasi. Termasuk menjalin koneksi. “intinya dengan mencoba hal baru apapun bisa dilakukan dan jangan takut gagal karena kegagalan ada untuk keberhasilan,” ujarnya, (prista).

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "UII Siapkan Mahasiswa Hadapi Era Disrupti"

Posting Komentar