Dibuat Jalan Layang, Tol Bawen Yogya Lewat Borobudur


 
Gubernur DIY  Sultan Hamengkubuwono (HB) X  saat syawalan bersama dengan jajaran pemkab Sleman di pendopo rumah dinas bupati setempat, Selasa  (26/6/2018)

SEMBADA.ID  – Pemda DIY  sudah menyepakati dengaan pemerintah pusat  adanya jalan tol di DIY. Dimana  jalan tol tersebut merupakan  kelanjutan  dari  tol bawen.  Jalan tol tersebut  nantinya  akan melewati jalan Yogya-Solo dan Bawen Yogyakarta.  Namun untuk tol nantinya akan dibuat melayang.  Terutama jalan Yogya-Solo.  

Untuk tol Bawen-Yogyakarta akan ada perubahan jalur. Yang awalnya dari Secang  akan melewati timur jembatan Krasak, dialihkan  ke barat,  yaitu  lewat  Borobudur.  Sehingga nantinya jalan tol Bawen-Yogyakarta rutenya, Bawen-Secang-Borobudur-Yogyakarta.

“Jalan Tol itu nantinya hingga selokan Mataram yang ada di barat utara Demak Ijo.  Selain terhubung dengan ringroad utara, nantinya juga terkoneksi dengan jalan tol Yogya-Solo yang dibuat melayang,” jelas  Sultan aat syawalan bersama jajaran Pemkab Sleman di pendopo rumah dinas bupati setempat, seperti dilansir sindonews,  Selasa (26/6/2018).


Menuurut Sultan alasan pembuatan jalan tol melayang Yogya-Solo, karena di daerah tersebut banyak situs-situs peninggalan kebudayaan. Sehingga agar tidak menganggu keberadaanya solusinya dengan jalan tol layang. Untuk pemindahan rute  Secang-Krasak, ke Secang-Borobudur-Yogyakarta karena di Krasak rawan terhadap ancaman erupsi Merapi.

“Nantinya untuk pembuatan jalan tol  Bawen-Yogyakarta ini akan membebaskan lahan 3 Km,”  paparnya.

Sementara untuk tol dari Purworejo, nantinya akan dilewatkan Sentolo  hingga tol Bawen-Yogyakarta yang ada di  selokan Mataran barat utara Demak Ijo sekaligus menghubungan Tol Yogya-Solo.
Lebih lanjut Sultan mengatakan, untuk mengurai kemacetan,  nantinya akan dibuat outer ringroad, yaitu dari timur mulai dari Prambanan ke utara sampai Tempel dan ke selatan sampai Sentolo. Dilanjutkan dari barat dari Sentolo sampai Muntilan.  Untuk outerringroad ini, dibuat dengan empat jalur.  Selain itu, juga akan ada sirip-sirip sebagai jalan alternatif.

“Terbukti saat lebaran lalu, bisa mengurangi kepadatan arus lalu lintas yang masuk ke dalam kota. Sebab, kendaraan yang akan menuju ke Magelang atau Purworejo dialihkan menuju jalan-jalan yang rencananya akan menjadi outer ringroad tersebut,”  terang Sultan.

Selain itu, untuk mengruai kemacetan di dalam kota, juga akan dibuat underpass di ringroad. Yaitu di perempatan Ketungan dan di perempatan Condongcatur.  Karena itu, Sleman diharapkan dapat merealisasikan  hal ini.

“Dengan uuter ringroad dan underpass ini,  bukan hanya untuk mengurai kemacetan yang sudah dikrodit, namun juga menekan laju pertumbuhan kawasan kumuh di dalam kota,”  tandasnya.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan untuk peningkatan pembangunan tersebut, Sleman siap dalam melaksanakan dan mendukung kebijakan  pemerintah  propinsi dan pemerintah pusat itu. Menurut Sri Purnomo kebijakan tersebut bagus, sebab tidak perlu pembebasan lahan dan pergesaran yang banyak, namun cukup dengan memaksimalkan fungsi  yang sudah ada.  (sbd)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dibuat Jalan Layang, Tol Bawen Yogya Lewat Borobudur"

Posting Komentar