Polres Sleman Bekuk Jaringan Sabu Lintas Propinsi


Tersangka pengedar narkoba ditunjukkan Polres Sleman saat gelar ungkap kasus di Mapolres Sleman, Rabu (6/6/2018)

SEMBADA.ID – Polres Sleman berhasil mengungkap jaringan sabu-sabu lintas propinsi. Hal ini setelah menangkap tiga orang tersangka pengedar sabu-sabu di wilayah Sleman dan sekitarnyta. Masing-masing AM, 40 dan AN, 38  keduanya warga Purworejo serta AW, 39 warga Sleman. 

AM dan AN ditangkap di daerah Patalan, Jetis, Bantul, 20 April 2018 lalu sedangkan AW ditangkap di Sidoarum, Godean, Sleman, 18 Mei 2018 lalu. Dalam penangkapan tersebut petugas juga mengamankan barang bukti (BB) sabu-sabu yang dikemas dalam paket. Dari tangan AM dan AN sebanyak 17 paket, sedangkan AW 10 paket.

“Pengungkapan  jaringan ini hasil pengembangan dari informasi masyarakat,” kata Kasat Narkoba Polres Sleman, AKP Tony Priyanto di Mapolres Sleman, Rabu (6/6/2018)

Menurut Tony meski mereka itu jaringan, namun tidak saling mengenal, sebab dalam mengedarkan narkoba hanya berdasarkan pesanan atau by order. Dimana untuk pemesannnya sendiri berasal dari tempat yang sama. Untuk itu, terus akan melakukan pengembangan terhadap kasus ini.

“Untuk motif pelaku sendiri untuk memenuhi kebutuhan ekonomi,” paparnya.

Tomy menjelaskan dalam penangkapan tersebut,  karena tersangka AW  melakukan perlawan, petugas terpaksa menembak kakinya. AW sendiri merupakan residivis untuk kasus yang sama.  Ketiga tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) UU NO35 /2009 dengan ancaman hukuman seumur hidup dan denda maksimal  Rp1 miliar.

AW mengaku mengedarkan sabu untuk  memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, untuk mengatarkan paket sabu itu mendapatkan imbalan Rp400 ribu. Mengenai harganya tidak mengetahuinya. Sebab  tugasnya hanya mengantar barang ke tempat orang yang memesan.

Selain mengungkap jaringan pengedar sabu-sabu, Polres Sleman juga berhasil menangkap tiga  pemakai narkotiba golongan 1 jenis tembakau gorila, Yaitu AR,  24 warga Ngaglik, Sleman,  MR, 25 warga Jetis, Yogyakarta dan AR, 19 warga Tegalrejo, Yogyakarta. Mereka ditangkap di Ngaglik, 30 Mei lalu bersama BB 15 paket linting  tembakau gorila.

Mereka juga dijerat dengan pasal 114 ayat I UU No 35/2009. Dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup dan denda Rp1 miliar. (sbd)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Polres Sleman Bekuk Jaringan Sabu Lintas Propinsi"

Posting Komentar