TNI Tunggu Payung Hukum Tangani Teroris





Panglima TNI Marsekal TNI  Hadi Tjahjanto memberikan keterangan soal penangganan teroris usai peremian masjid Al Hadi Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Jumat (8/6/2018)

SEMBADA.ID  – TNI pada dasarnya  siap melaksanakan tugas dalam menanggani teroris. Apalagi dari sisi personil maupun sarana dan prasana pendukun,  seperti alat utama sistem persenjataan utama (alutsista) juga sudah ada.  Meski begitu, tetap membutuhkan payung hukum sebelum melakukan tindakan maupun langkah strategis lainnya.

Untuk kepentingan tersebut, saat ini pemerintah bersama DPR sedang membuat  undang-undang (UU)  antiteroris dan juga peraturan pemerintah (PP) sebagai petunjuk teknis untuk pelaksanaan UU tersebut. 

“Untuk penangganan teroris ini langkah pertama,  kami menunggu disahkan undang-undang antiteroris dan  peraturan pemerintah sebagai pelaksanaan undang-undang itu,” kata Panglimna TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto usai peresmian masjid Al Hadi Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Jumat (8/6/2018).

Hadi menjelaskan setelah ada payung hukumnya, TNI  akan mempersiapkan  satu satuan yang dinamakan komando operasi gabungan khusus  (koopsgabsus) TNI.. Dimana Koopsgabus ini nantinya langsung dibawahMabes  TNI.  Adanya Koopsgabus sendiri,  selain melakukan penindakan juga melakukan pencegahan radikalisme.

“Nantinya akan ada satu satuan  yang melaksanakan pencegahan radikaliasi. Di antaranya dengan penyuluhan agar  tidak  terjadi radikalisasi,” jelas alumni AAU 1986 itu.

Mengenai penguatan di daerah perbatasan, Menurut Hadi untuk daerah perbatasan, TNI tidak menyiapkan pasukan khusus untuk penindaka terorisme. Meski begitu sudah ada satuan tugas pengaman perbatasan (Satgas Pampas).  Dimana Satgas Pampas sendiri jika diperlukan dapat memperkuat kegiatan di kewilayahan.(sbd)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "TNI Tunggu Payung Hukum Tangani Teroris"

Posting Komentar