Warga Belitung Ringkus Penjabretan Dengan Tabrakan Motor




Kapolsek   polsek Mlati menunjukkan satu  tersangka penjabretan terhadap  warga Belitung yang sedang kuliah di Yogyakarta di Mapolsek setempat, Senin (4/6/2018)


SEMBADA.ID  – Warga Belitung, Cut Awlyina, 18 yang sedang kuliah di Yogyakarta berhasil mengagalkan penjambretan kepada dirinya  yang dilakukan dua orang lelaki EW, 25 dan JJ,  17 di sekitar Tugu, Yogyakarta, Jumat (1/6/2018) pagi lalu.  Hal ini setelah Cut Awlyina menambrakan motornya ke  motor pelaku di daerah Sinduadi,Mlati, Sleman.  Atas perbuatannya EW dan JJ ditahan di Mapolsek Mlati untuk proses hukum selanjutnya.

Kapolsek Mlati Kompol Yogi Bayu  menjelaskan pejambretan  itu berawal saat  Cut Alwyina keluar dari stasiun Lempuyangan, Yogyakarta dan akan kembali ke kosnya di daerah Sinduadi, Mlati, Sleman.   Sesampainya di kawasan Tugu Kota Yogyakarta, korban tiba-tiba di pepet dua orang tidak dikenal menggunakan sepeda motor  jenis  matic  warna  putih dengan nomor polisi tidak ada.

“Setelah di pepet, tiba-tiba salah satu dari pelaku mengambil dompet korban yang berada di kantong jaketnya di sebelah kiri,” kata Yugi di Mapolsek Mlati, Senin (4/6/2018).

Pelaku langsung tangcap gas ke arah utara.  Mengetahui menjadi korban penjambretan, korban lantas mengejar pelaku  dengan sepeda motornya.  Sesampainya di Jalan Mesan Baru tepatnya di Barat Rumah Sakit Sakina Idaman, Sinduadi Mlati Sleman, korban menabrakan sepeda motornya ke pelaku. Hingga pelaku terjatuh.

“Saat terjatuh tersebut, korban terteriak-teriak. Akibat teriakan tersebut,  banyak warga pada keluar dan sesaat itu juga dua pelaku dapat diamankan,” paparnya.

Dua pelaku tersebut yakni EW,  warga Wonosobo dan JJ  warga  Kronggahan, Gamping dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman  hukuman di atas  7 tahun penjara. (sbd)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Warga Belitung Ringkus Penjabretan Dengan Tabrakan Motor"

Posting Komentar