Hari Kedua PPDB SMPN Sleman Mulai Terjadi Pergeseran Nilai




Sumber Humas Pemkab Sleman



SEMBADA.ID – Hari kedua penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMPN di Sleman, Rabu (5/7/2018) milai terjadi pergesaran nilai. Terutama untuk nilai terendahnya.  Dari 54 SMP  hanya satu SMP yang nilai terendahnya tidak berubah. Rata-rata untuk nilai terendah naik, hanya satu SMP yang nilai terendahnya turun, yaitu SMPN 4 Prambangan, yaitu dari 149,80 menjadi145,00.  (lihat tabel)

Untuk nilai terendah yang terpental dari pilihan pertama langsung masuk ke SMP pilihan kedua. Namun jika tetap terpental, maka nilai tersebut hilang dari sistem dan pendaftar berarti tidak lolos seleksi.

Selain pergeseran nilai, untuk jumlah pendaftar hampir semua SMP sudah terpenuhi kursinya. Tinggal dua SMP yang pendaftaran masih kurang, yaitu SMPN 3 Prambanan dan SMPN 4 Prambanan.  SMPN 3 Prambanan dari kuota 128 kursi baru terisi 82 kursi atau masih kurang 46 kursi. SMPN 4 Prambanan dari 63 kursi baru terisi 45 kursi atau kurang 18 kursi.

PPDB Sleman tahun  tahun ajaran 2018/2019, dengan sistem real time online (RTO) dan terbagi dalam empat zonasi, yaitu zonasi barat (Godean, Moyudan, Gamping, Minggir  dan Seyegan), tengah (Mlati, Ngaglik, Sleman, Tempel), utara (Cangkringan, Pakem, Turi, Ngemplak) dan timur ( Prambanan, Berbah, Kalasan, Depok).

Meski begitu, bagi peserta yang ada di luar zonasi bisa mendaftarkan. Hanya saja untuk tambahan nilai tidak sama. Dimana untuk pendaftar yang masuk  satu zonasi akan mendapatkan tambahan nilai 20, di luar zonasi 10 dan di luar kabupaten Sleman tidak mendapatkan tambahan nilai. (dik)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to " Hari Kedua PPDB SMPN Sleman Mulai Terjadi Pergeseran Nilai"

Posting Komentar