Presiden Jokowi Harapkan Studio Alam Gamplong Tumbuhkan Pariwisata DIY




Presiden Joko Widodo (Jokowi)  didampingi gubernur DIY  Sultan HB X  saat meninjau bangunan pendopo keraton mataram di studio alam Gamplong, Sumberrahayu, Moyudan Sleman, Minggu (15/7/2018).


SEMBADA.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi dusun Gamplong, Sumberrahayu, Moyudan, Sleman, Minggu (15/7/2018). Kunjungan ini dalam rangka menyaksikan penyerahan hibah studio  alam Gamplong  dari Mooryati Soedibyo Cinema kepada pemerintah kabupaten (pemkab) Sleman. 


Studio alam yang dihiabkan  merupakan set bangunan  untuk pengambilan gambar film sejarah Sultan Agung Tahta, Perjuangan dan Cinta (The Untold Love Story). Bangunan itu, terdiri dari pendopo keraton mataram, songgo mataram, benteng VOC, jembatan ungkit, kampung mataram dan kampung pecinan.

Bangunan  tersebut berdiri di atas lahan seluas 2 hektare milik desa Sumberrahayu dan diharapkan  berguna untuk kemajuan film Indonesia dan masyarakat sekitarnya.  Pemerintah desa setempat memberikan izizn (ipt/ipl) lahat kepada pengelola selama 20 tahun. Film  Sultan Agung sendiri rencananya akan diluncurkan 9 Agustus 2018.


Pendiri Mustika Ratu Group  selaku  produser film tersebut,  Mooryati Soedibyo  menyerahkan langsung hibah set bangunan itu  kepada bupati Sleman Sri Purnomo, yang ditandai dengan penyerahan dokumen hibah aset bangunan tersebut. 


Usai penyerahan bangunan, dilanjutkan dengan peninjauan bangunan pendopo keraton mataram. Dalam peninjauan itu presiden Jokowi yang didampingi gubernur DIY Sultan HB X mendapatkan penjelasan tentang apa saja yang ada di dalam studio alam tersebut.

Presiden Jokowi dalam sambutannya memberikan apresiasinya kepada Mooryati Soedibyo. Sebab meski sudah berumur 90 tahun tetap mengikuti trend  serta ide-ide kekinian, seperti ide menghibahkan studio alam Gamplong ini kepada Sleman. Sehingga diharapkan keberadaan studio alam itu  bisa dimanfaatkan untuk wisata  DIY dan perekonomian masyarakat.

“Sekarang ini, banyak orang pengen pengalaman, bukan semata-mata melihat sesuatu atau belanja oleh-oleh sehingga nantinya kalau sudah ke sini, pakai handphone smartphone, cekrek cekrek, bisa diunggah di instagram dan facebook. Senengnya anak-anak sekarang seperti itu,” kata Jokowi dalam sambutannya, seperti yang dilansir sindonews/


Jokowi sendiri  optimis,   Gamplong akan menjadi terkenal setelah adanya hibah studio mini tersebut.
”Jadi, Desa Gamplong akan menjadi terkenal, ekonomi juga hidup. Oleh sebab itu, saya sangat menghargai apa yang telah diupayakan oleh Ibu Mooryati Soedibyo, yang membuat film kolosal besar, yaitu film mengenai Sultan Agung,” paparnya


Dalam kesempatan itu,  Jokowi memanggil ke atas panggung artis pemeran Sultan Agung Aryo Bayu, untuk berbagi cerita. Aryo Bayu pun menyebut bahwa film Sultan Agung ini menceritakan kepemimpinan. Yaitu  kepemimpinan yang penuh dengan wibawa,

“Kepemimpinan yang menurut saya ketika membaca skripnya, itu memiliki makna yang cukup luas. Di mana saya sebagai anak muda, sempat tinggal di luar, ini saya semacam dibawa ke lorong waktu, di mana ternyata kami punya pemimpin-pemimpin yang patut kita dihidupkan kembali di era sekarang,” terangnya.

Presiden Jokowi pun bertanya kembali ke Aryo Bayu, “Apa yang bisa didapatkan penonton atau rakyat yang menonton kalau melihat film ini?” “Di sini banyak, ada cita-citanya, ada romantisnya, ada aksinya. Lumayan gado-gado,” jawab Aryo Bayu.

Sedangkan Mooryati Soedibyo dalam sambutannya mengharapkan keberadan studio alam itu dapat meningkatkan kesejahteraan serta pengembangan perekonomi dan pedesaan.  “Destinasi wisata memberikan kesejahteraan dengan kegiatan warung-warung, penjualan buah-buahan, makanan setempat dan hasil keterampilan yang membangun kemajuan kreasi-kreasi desa dan lingkungannya,” katanya (sbd)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Presiden Jokowi Harapkan Studio Alam Gamplong Tumbuhkan Pariwisata DIY"

Posting Komentar