Dewan Sleman Sayangkan DED Jembatan Karanggeneng Dicoret



Jembatan Karanggenen Purwobinangun, Pakem yang kondisinya rusak, Senin (3/9/2018). Foto sembada.id/IAP

SEMBADA.ID – Jembatan Karanggenen Purwobinangun, Pakem, Sleman sejak Mei 2018 lalu  mengalami kerusakan  dan perlu perbaikan. Sebab dengan kondisi tersebut  cukup membahayakan  jika dilalui,  terutama kendaraan bermotor.  Untuk itu,  dalam APBD Perubahan 2018  dimasukkan penyusunan detail engineering design (DED) pembangunan   jembantan tersebut.  Hanya saja, karena jembatan Karanggenen masuk kategori jembatan desa, dalam evaluasi gubernur  item ini dicoret. 

“Kami menyayangkan pencoretan ini,” kata wakil  ketua DPRD Sleman R. Inoki Azmi Purnomo, Senin (3/9/2018).

Inoki menjelaskan  jembatan Karanggenen rusak karena sudah termakan usia dan merupakan akses penting bagi masyarakat. Selain menghubungkan desa Purwobinangun, Pakem dengan Donokerto, Turi, juga merupakan akses ke desa wisata Karangsari dan Banyu Sumilir. 

“Sebagai solusinya,  dalam rapat pembahasan evaluasi  gubernur DIY antara Badan Anggaran  (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) disepakti akan menggunakan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk desa agar pembangunan bisa  di laksanakan awal tahun 2019,” paparnya.

Menurut Inoki pengunaan BKK,selain sebagai solusi yang tepat, juga lantaran jika  menggunakan BKK, pembangunan jembatan  juga dapat segera di laksanakan.(iap)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dewan Sleman Sayangkan DED Jembatan Karanggeneng Dicoret"

Posting Komentar