Sleman Jadi Rujukan Implementasi Paten Nasional



Bupati Sleman Sri Purnomo saat menyampaikan implementasi Paten di Sleman saat rapar pembahasan peraturan menteri dalam negeri  (permendagri) tentang Paten yang diselenggarakan Kemenpan RB, di Jakarta, Selasa (25/9/2018). Foto Dok Pemkab Sleman

SEMBADA.ID – Pemkab Sleman ditunjuk pemerintah pusat sebagai rujukan dalam penerapan pelimpahan kewenangan dan evaluasi kinerja kecamatan (Paten) nasional.  Hal ini bukan tanpa alasan, sebab Sleman telah mengimplementasikan Paten tersebut di 17 kecamatan yang ada di daerah  ini sejak tahun 2014 lalu.   Beberapa  kewenangan yang dilimpahkan kepada kecamatan, diantaranya IMB dengan luas bangunan maksimal 100 m SPTL, SKTBL dan  Ijin Gangguan (HO).

Sebagai tindaklanjutnya dalam rapat pembahasan peraturan menteri dalam negeri  (permendagri) tentang Paten yang diselenggarakan Kemenpan RB, , Bupati Sleman Sri Purnomo diminta memyampaikan pengalamannya dalam penerapan Paten tersebut di hadapan para sekda, kepala bagian pemerintahan dan camat se Indonesia, di Jakarta, Selasa (25/9/2018).

Kabag Humas dan  Protokol Sleman Sri Winarti mengatakan bupati Sleman Sri Purnomo dihadapan perwakilan pejabat daerah menjelaskan untuk implememntasi Paten tersebut,  yaitu  dengan membuat peraturan bupati (Perbup), No 13/2014. Dimana perbup ini sebagai payung hukum dalam pelaksanan Paten di kecamatan.

Bupati Sleman dalam kesempatan itu juga  mengaku  meski pelimpahan kewenangan ini tidak mudah, bahkan sampai saat ini masih terdapat kendala, tetapi tetap berupaya untuk mengoptimalkan program tersebut guna terwujudkan kemudahan dan kecepapatan pelayanan kepada masyarakat.

 Apalagi  dengan Paten, selain dapat  mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, juga  efektik dan efisiensi. Jadi spiritnya adalah memberikan kemudahan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sri Winarti menambahkan rapat pembahasan peraturan menteri dalam negeri  (permendagri) tentang Paten tersebut berlangsung selama tiga hari, yaitu mulai Senin-Rabu (24-26/9/2018).

Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta mengatakan apa yang telahn dilakukan Sleman ini harus mendapat apresiasi. Namun yang lebih pnting dari ini, yaitu bagaimana mengoptimalkan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyatakat. Terutama yang menyangkut dengan perizinan. Sebab untuk masalah perizzinan, hingga sekarang masih menjadi keluhan, terutama lamanya  dalam pengurus pengurusan.(sbd)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sleman Jadi Rujukan Implementasi Paten Nasional"

Posting Komentar