Bupati Sleman Tidak Jadi Jurkan Pilpres



SEMBADA.ID  – Bupati Sleman Sri Purnomo dipastikan akan netral saat pemilihan presiden (pilpres) 2019.  Kepastian ini, setelah Sri Purnomo menyatakan tidak akan menjadi juru kampanye (jurkam) untuk salah satu calon.      

“Saya tidak akan jadi Jurkan, apalagi pileg dan pilpres bareng,”  kata Sri Purnomo saat ditanya apakah akan menjadi jurkam Pilpres di sela-sela kampanye keselamatan berlalu lintas di parkir utara lapangan Denggung, Sleman, Selasa (9/10/2018).

Sri Purnomo mengatakan sebagai bupati saat perhelatan demokrasi ini, ingin mengayomi seluruh peserta pemulu. Baik pemilu legislatif (pileg) maupun pilpres. Sehingga para peserta dapat berkompetisi dengan sehat dan bagus sesuai dengan aturan yang berlaku. 

“Karena ini,  saya akan menepatkan posisi  berada di tengah-tengah mereka,”  ungkapnya.

Sri Purnomo menambahkan karena tidak akan menjadi jurkam, maka juga tidak aka mengajukan cuti dan fokus untuk pembangunan dan bekerja bagi Sleman.  Terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan visi Sleman menjadi smart regency pada tahun 2021 mendatang.

“Berbeda saat Pilpres 2104 lalu, dimana saya sebagai ketua tim kampanye, tapi sekarang  tidak,”  terang ketua majelis pertimbangan partai (MPP) PAN Sleman itu.(prista)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bupati Sleman Tidak Jadi Jurkan Pilpres"

Posting Komentar