DPD PAN Sleman Bangun Kantor Dua Lantai, Habiskan Rp1,7 Miliar

DPD PAN Sleman Bangun Kantor Dua Lantai, Habiskan Rp1,7 Miliar

 

 

Ketua POK DPP PAN Ahmad Muntaz Rais meletakan batu pertama pembangunan kantor DPD PAN Sleman, di Beran Kidul, Tridadi, Sleman, Senin (27/9/2021). Foto sembada.id

 

SEMBADA.ID-DPD PAN Sleman sebentar lagi akan memiliki banguna kantor sendiri. Hal ini setelah dilakukan peletakan batu pertama oleh Ketua Pembinaan Organiasi dan Keanggotaan (POK) DPP  PAN, Ahmad Muntaz Rais, Senin (27/9/2021).

Kantor DPD PAN Sleman tersebut  menempati lahan seluas 600 meter persegi di  Dusun Beran Kidul, Tridadi, Sleman. dan  rencaanya akan dibangun dua lantai.

Panitia pembangunan,  Arif Kurniawan mengatakan kantor DPD PAN Sleman ditargetkan dapat selesai pada akhir tahun 2021. Sehingga tahun 2022 sudah bisa digunakan untuk beraktivitas untuk persiapan Pemilu 2024.

Untuk pembangunan ini diperkirakan akan  menghabiskan Rp1,6-1,7 miliar. Dari jumlah tersebut, dari iuran anggota legislatif PAN DPRD Sleman terkumpul Rp800 juta. Kekurangnya akan dicarikan dari berbagai donatur baik internal maupun mitra PAN.

“Kita ingin mewujudkan gedung kantor DPD PAN Sleman  secara mandiri. Namun apabila dari pihak lain atau DPP PAN akan  membatu, kami sangat berterima kasih,  kelakar Arif Kunrinawan yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sleman itu.

DPD PAN Sleman sendiri menargetakan Pemilu 2024 dapat meraih 10 kursi, sehingga bisa mengusung calon kepala daerah sendiri.Untuk itu, setelah kantor DPD selesai dibangun, seluruh jajaran partai akan segera bekerja lebih maksimal terutama menghadapi pemilihan legislatif mendatang..

Ketua DPD PAN Sleman, Raudi Akmal   menjelaskan, berdasarkan rancangan awal, kantor PAN Sleman didesain dengan 2 lantai. Dilokasi tersebut terdapat beberapa fasilitas dan ruang seperti ballroom, ruang media, ruang untuk sayap partai serta tempat pelatihan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Ketua POK DPP PAN, Ahmad Muntaz Rais berharap tidak melakukan peletakan batu pertama dan terakhir pembangunan  kantor DPD PAN Sleman.

“Semoga ini bukan pertama dan terakhir saya melakukan peletakan batu pembangunan kantor DPD PAN Sleman,”  kata Muntaz saat peletakan batu pertama kantor DPD PAN Sleman  di Beran Kidul, Tridadi, Sleman, Senin (27/9/2021)

Harapan itu bukan tanpa alasan. Sebab dirinya  pernah melakukan peletakan batu pertama sekaligus yang terakhir pembangunan  kantor PAN di Sumut  Sebab setelah itu hingga sekarang tidak ada kelanjutannya.

“Saya harap hal tersebut tidak terjadi di sini,” harapnya.

Muntaz pun optimis pembangunan kantor DPD PAN Sleman akan berjalan seperti yang telah direncanakan. Sebab pembangunan tersebut mendapat dukungan dari semua anggota legislatif  PAN DPRD Sleman dan DPRD DIY dari Dapil Sleman. Yaitu dengan melalukan iuran untruk pembangunan kantor.

“Rencana memiliki gedung sendiri kini hamper terwujud. Maka, seluruh anggota legislatif wajib ikut berpartisipasi. Jika pembangunan kantor baru ini selesai, maka gerakan PAN Sleman  juga lebih cepat,” paparnya.(sbd),

Read More
Maba Instiper Yogya Diajak Berinovasi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Maba Instiper Yogya Diajak Berinovasi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan


 

Rektor Instiper Yogyakarta Harsawardana membuka kuliah bagi mahasiswa baru di Grha Instiper Yogya, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Senin (13/9/2021). 

SEMBADA.ID-Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta mengawali tahun akadmeik 2021/2021 dengan menggelar  kuliah perdana bagi mahasiswa baru (maba) secara daring dan luring di Grha Instiper Yogyakarta, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Senin (13/9/2021). Kuliah luring diikuri 59 maba, sisanya mengikuti dari tempat tingal masing-masing melaluli  zoom meeting dan Youtube Instiper Yogyakarta. 

Rektor Instiper Yogyakarta. Harsawardana membuka kegiatan tersebut.  Sedangkan Kuliah  umum disampaikan oleh  Direktur Pangan dan Pertanian Kementrian PPN, Bappenas,  Anang Noegroho Setyo Moeljono dengan tema “Peranan Bidang Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan dalam Mendukung dan Menyukseskan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan"

Anang Noegroho Setyo Moeljono dalam kuliah umumnya   mengajak   maba Insitiper dan  seluruh generasi muda memberikan aksi nyata untuk mewujudkan sustainable development  goals (SDG’s) atau  pembangunan  berkelanjutan di bidang pertanian, perkebunan dan kehutanan.

“Saat ini dunia dihadapkan dengan permasalahan global yaitu climate change atau perubahan iklim. Dampak dari perubahan iklim sangat dirasakan di bidang pertanian, perkebunan dan kehutanan,” paparnya

Untuk itu  diperlukan langkah-langkah mitigasi untuk memanggulangi dampak buruk dari hal tersebut sekaligus kunci dalam  pembangunan berkelanjutan. Terdapat 17 poin SDG’s, bagaimanakah posisi dan peran bidang pertanian, perkebunan, dan kehutanan di Indonesia apakah sudah menjawab seluruh poin SDG’s.

‘Peran generasi muda menjadi penting untuk dapat mewujudkan pembangunan berkelanjutan tersebut dengan berbagai inovasi dan pemanfaatan teknologi,” terangnya

Rektor Iinstiper Yogyakarta, Harsawardana, dalam sambutannya mengatakan tahun akademik 2021/2022 Instiper  Yogyakarta  menerima 793 maba. Rinciannya  736 maba program Sarjana dan 57 maba Program Pascasarjana Magister Manajemen Perkebunan. 

“736 maba S1.  tersebar di tiga Fakultas, yakni Fakultas Pertanian 419 maba. Fakultas Teknologi Pertanian 153 maba dan Fakultas Kehutanan 162 maba. Mereka berasal dari Aceh-Papua,” katanya.

Wakil Rektor I bidang akademik, Instiper Yogyakarta,  Maria Ulfah menambahkan  kegiatan pembukaan kuliah secara luring dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Mahasiswa baru yang bisa mengikuti pembukaan kuliah secara luring adalah mahasiswa yang telah divaksin dan dapat menunjukkan hasil swab antigen negatif, serta telah berada di Yogyakarta.

“Setelah kegiatan pembukaan kuliah ini akan dilanjutkan dengan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) atau di INSTIPER disebut OKKABUN I  secara blended, luring dan daring. Dari  14-17 September 2021,” tambahnya. (sbd)

 

Read More